SMKN 1 Petang Siap Mencetak Tenaga Terampil, Berkompetitif dan Mampu Merubah Mainset

oleh -91 views

BADUNG – BALI
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Petang yang berada di jalan raya Puncak Mangu, desa Plaga, kecamatan Petang kabupaten Badung, Provinsi Bali adalah satu – satunya sekolah kejuruan Agribisnis Tanaman Pangan dan Holtikultura (ATPH) dan Agrebisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) yang berada di Bali.

Sekolah yang berdiri dilahan seluas 973 meter peregi serta memiliki 362 siswa dan dibimbing oleh 29 guru serta 16 orang pegawai ini, didirikan pada 16 tahun yang lalu, tepatnya tahun 2006.

Demikian disampaikan Kepala SMKN 1 Petang, I Wayan Mustika, SPd.,M.Pd., kepada media Targetnusa, Selasa (20/9/2022).

“Dulunya gedung ini adalah pesanggrahan, makanya kalau dilihat dari depan kelihatannya unik”, cerita Wayan Mustika, sembari melanjutkan perbincangan dengan tim media, terkait sekolahnya saat ini.

Lanjut Mustika, SMKN 1 Petang ini memiliki 2 jurusan keahlian, nah, dari ke 2 keahlian ini saling terintegrasi dan terkait apa yang dihasilkan ATPH diolah oleh APHP, dan hasil pengolahan inilah memberikan Multi Player Efect kepada lingkungan sekolah dan sekitar.

“Dan Kami selaku Kepala sekolah berkomitmen untuk mencetak tenaga terampil di bidang keahlian ATPH dan APHP yang kompetitif, inovatif dan entrepreneurship yang berlandaskan Tri Hita Karana menuju abad 21”, lanjut I Wayan Mustika.

Sa’at ini, SMK 1 Petang terus berbenah diri dengan komitmen yang tinggi bekerja bersama – sama dengan lingkungan sehingga mampu mencetak tenaga – tenaga yang terampil dibidangnya.

Astungkara, tahun 2022 ini, tahap pertama dengan keputusan Direktur Jendral Pendidikan Vokasi Kementrian Pendidikan Riset dan Teknologi nomor 12/D/0/2022 sekolah kami ditetapkan menjadi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pusat Keunggulan (PK).

Dengan ditetapkannya sekolah kami menjadi SMK PK, kami berkomitmen untuk melaksanakan dengan baik. Karena hanya sekolah kami satu – satunya di Bali yang mendapatkan penetapan dari pemerintah menjadi SMK PK.

“Dan kami SMKN 1 Petang siap mencetak generasi muda penerus bangsa di sektor pertanian yang mampu berkompetisi dibidangnya”, tuturnya dengan penuh semangat.

Dengan ditetapkannya menjadi SMK PK, maka kami harus dan mempunyai program kerja sekolah PK.

Mulai dari perencanaan dan sosialisasi program dan sudah dilaksanakan pada Agustus lalu, serta penguatan karakter yaitu Workshop, Gerakan Sekolah Menyenagkan (GSM), serta melakukan Supremasi Link and Super Match yaitu menerapkan Kurikulum Merdeka untuk kelas 10.

SMKN 1 Petang sa’at ini, menerapkan 2 kurikulum yaitu Kurikulum K 13 Revisi dan Kurikulum Merdeka.

“Ke depan kami berusaha agar bisa mengembangkan program PKL (Praktek Kerja Lapangan) bersama dengan dunia kerja tentunya dengan mengedepankan pembelajaran berbasis project dan model TFA (Teaching Factory)”, imbuhnya.

Selain itu, SMK PK juga melaksanakan pemagangan guru yang bersertifikat dunia kerja. Dengan tujuan agar apapun pengetahuan yang dudapat di dunia industri mampu diterapkan di sekolah.

Diakhir perbincangan dengan tim media Targetnusa, Kepala SMKN 1 Petang menyampaikan terimakasih dan mengapresiasi kepada Didikpora Provinsi Bali yang sudah bekerja keras dan bekerjasama berkaitan dengan komitmen dunia kerja, lulusan sekolah dan rekrutmen, penyaluran lulusan serta pemanfaatan fasilitas.

SMKN 1 Petang satu – satunya SMK Korpnya pertanian yang mampu mencetak tenaga terampil dan berkompetitif serta mampu merubah mainset masyarakat secara umum.

“Yang dulunya petani selalu berkutit dengan hal – hal yang kotor namun sekarang dengan adanya Pogram SMK PK akan berubah. Dan dengan adanya SDM yang kami cetak mampu bersaing di dunia usaha terutama di dunia industri”, tutup Mustika. (Red-TN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.