Apakah Gen Z Mengidolakan Pemimpin Gemoy

oleh -79 views

Oleh : Dr. I Ketut Suar Adnyana,M.Hum.
Dekan FKIP Universitas Dwijendra

DENPASAR BALI, Target Nusa.Com –
Kata gemoy merupakan bahasa gaul yang berasal dari kata gemas. Berdasar KBBI arti kata gemas adalah 1) sangat jengkel (marah) dl hati, 2 sangat suka (cinta) bercampur jengkel; jengkel-jengkel (cinta).

Kata gemoy dalam bahasa gaul mempunyai makna yang berbeda dengan kata gemas. Kata gemoy dalam bahasa gaul untuk menggambarkan hal-hal yang memicu perasaan lucu dan menggemaskan.

Pada dasarnya, penggunaan kata ini mencerminkan apresiasi terhadap sifat atau tingkah laku yang mengundang perhatian dan menyenangkan.

Kata gemoy juga sering digunakan dalam percakapan sehari-hari di media sosial, seperti komentar pada foto atau video lucu.

Kata gemoy akhir-akhir ini viral dan banyak digunakan di media sosial. Kata gemoy dialamatkan kepada Prabowo Subianto. Dikutip dari Republika .Co.Id. calon presiden dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto disebut gemoy atau menggemaskan oleh kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Hanya saja, Prabowo tak mengetahui arti kata gemoy yang merupakan bahasa gaul anak muda itu. Momen jenaka itu terjadi ketika Prabowo berpidato dalam acara deklarasi dukungan PSI di Ballroom The Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Selasa (24/10/2023) malam.

Pada salah satu bagian pidatonya, Prabowo bercerita soal ia yang telah memetik pengalaman berharga usai kalah berkali-kali dalam pertarungan pilpres. 

Prabowo melanjutkan ceritanya dengan mengisahkan masa muda. “Jadi, saya waktu masih muda, sekarang agak muda ya kan? Ya emang gue tua? Enak aja lo,” kata Prabowo bergurau. 

Merespons candaan tersebut, sejumlah kader PSI menyebut Prabowo gemoy. “Gemoy, Pak,” teriak sejumlah kader PSI. 

Akhir-akhir ini penampilan Prabowo dalam kegiatan konsolidasi selalu diisi dengan berjoget.

Joget Prabowo memang khas dan beberapa orang berpendapat kelincahan Prabowo terlalu dipaksakan. Padahal Prabowo dalam beberapa penampilan mengalami kesulitan dalam berjalan dan berbantuan tongkat.

Apakah ini dilakukan Prabowo untuk memberikan kesan bahwa Prabowo tetap lincah. Dengan penampilan Prabowo seperti itu, mucullah mitos pemimpin gemoy.

Apakah generasi Z (Gen Z) memang mengidolakan pemimpin gemoy? Dalam kebanyakan penampilan Prabowo di depan umum Prabowo bukannya memaparkan ide-ide atau gagasannya tetapi diisi dengan lucu-lucuan dengan jogetnya yang khas.

Pada suatu penampilan Prabowo justru tidak menyediakan ruang tanya jawab di depan pendukungknya. Prabowo menyatakan hadirin sudah mengerti apa yang disampaikan sehingga tidak perlu diadakan sesi tanya jawab.

Adu gagasan dalam setiap konsolidasi seharusnya disampaikan di hadapan Gen Z sehingga Gen Z mengetahui apa program ke depan apabila dipilih menjadi presiden.

Langkah realistik yang disampaikan dalam mengatasi permasalahan bangsa seperti pengangguran, swasembada pangan, kualitas pendidikan, dan membangun sektor ekonomi hendaknya dipaparkan dengan jelas dan sistematis sehingga Gen Z mempunyai harapan terhadap calon pemimpin masa depan.

Apa lagi pemilih Gen Z untuk 2024 persentasenya sangat tinggi. Gen Z hendaknya diberi pendidikan bagaimana berpikir realistik dalam memecahkan permasalahan yang dihadapi masyarakat.

Program yang dicanangkan bukan program makan siang gratis dan minum susu gratis. Program itu bukan merupakan solusi dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi masyarakat tetapi bagaimana memberdayakan masyarakat untuk menyejahterakan mereka.

Pancing yang diberikan bukan ikan.
Generasi Gen Z merupakan generasi yang cerdas, pemimpin masa depan hendaknya bisa mengelola kecerdasan generasi ini sehingga Gen Z menjadi pelaku dalam dalam pembangunan di segala sektor kehidupan.

Bukan pemimpin gemoy yang dikedepankan tetapi pemimpin yang berinovasi menjembatani ide-ide kreatif Gen Z. Janganlan dibangun mitos pemimpin gemoy.

Saat ini bukan lagi untuk berseloroh untuk merebut hati hati Gen Z dengan cara seperti itu. Gagasannya apa? Langkah nyatanya apa bukan hanya sekadar beretorika.

Rekam jejaknya selama menjadi pejabat apa? Hal inilah yang dijadikan indikator keberhasilan pemimpin masa depan yang diharapkan Gen Z. (Red/TN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.