Ini Kata Kresna Budi, Jadikan Momen Nataru Sebagai Momen Introspeksi Menuju Era Baru

oleh -844 views

DENPASAR, BALI –
Selama perjalan hidup yang kita lalui mulai dari pasca pandemi covid-19, hingga pelaksanan KTT G20 tahun 2022 sebagai salah satu program pemerintah untuk membangkitkan pariwisata Bali. Banyak hal yang bisa dipetik.

Begitupula dalam menyambut momen Natal 25 Desember 2022 dan Tahun Baru 1 Januari 2023 (Nataru), maka jadikan momen tersebut sebagai momen untuk introfeksi diri.

“Saatnya kita bersama untuk terus bisa bangkit untuk menuju era baru, ditahun yang baru 2023,” kata I.G.K Kresna Budi, Senin (19/12).

Sembari menyampaikan perjuangan hidup yang kita lalui masih panjang, jangan pernah menyerah, dan jangan pernah putus asa dalam menjalani hidup.

“Saatnya kita bangkit, saatnya kita melakukan perubahan kearah yang lebih baik lagi sesuai apa yang menjadi tujuan utama Partai Golkar. Kita sebagai masyarakat patut bersyukur dengan apa yang kita punya saat ini,” terangnya.

Kresna Budi juga menyampaikan banyak problem yang kini bermunculan, kalau bisa dihadapi problem tersebut dengan rasa kebersama dan rasa saling memiliki niscaya problem yang dihadapi akan sepenuhnya bisa teratasi.

Contoh kecilnya permasalah sapi yang dihadapi sekarang, yang mana banyak para pelaku usaha sapi kini tidak bisa berkontribusi dengan yang dikarenakan ada beberapa hal dan faktor yang menjadi penghabat laju produksinya.

Jika bersama-sama ikut mengatasi permasalah ini, maka permasalah sesulit apapun bisa diatasi. Persoalan distribusi sapi ke Bali yang kini dirasakan menjadi hambatan harus hadir peran pemerintah disini dalam mengatasi persoalan ini.

“Ayo kita bersinergi, jangan sampai persoalan kecil tidak bisa diatasi. Saatnya menuju era baru, sekecil apapun permasalahan kalau bisa diatasi bersama-sama tentu problem yang dirasakan menjadi penghambat segera bisa teratasi,” ucapnya.

Kresna Budi menambahkan menuju era baru harus penuh makna, dan jangan pernah menyia-nyiakan momen tersebut. Kalau semua problem bisa diatasi mengapa harus menunggu. Ayo bersinergi, dan atasi semua permasalahan yang dihadapi demi menjadikan Bali lebih baik kedepanya.

“Saatnya kita bangga sebagai orang Bali, masyarakat Bali. Karena dibalik ini semua ada berkahnya, dan tidak lupa kita terus mengucapkna rasa syukur kehadapan Tuhan Yang Maha Esa,” tambahnya. (Red-TN)