Sekolah Swasta Sudah Berdiri Sejak Puluhan Tahun dan Miliki Peran yang Sama

oleh -653 views

DENPASAR Bali, Targetnusa.com –
Sekolah merupakan tempat sarana bagi seorang pelajar untuk menuntut ilmu pengetahuan, baik dengan cara membaca, menyimak ataupun berdiskusi dengan warga dilingkungan sekolah.

Di sekolah bukan hanya untuk mendapat ilmu pengetahuan saja, akan tetapi di sekolah juga dapat belajar mandiri, sopan santun, tata tertib, disiplin saling menghargai serta tempat pembentukan karakter.

Wajar kalau orang tua siswa pada setiap PPDB sibuk mencarikan sekolah yang menurutnya mampu membuat anaknya dapat menjadi anak yang baik sesuai harapan orang tua, baik itu sekolah negeri ataupun sekolah swasta.

Saat ini PPDB tahun pelajaran 2023/2024 sudah usai, dan sudah dimulai pelajaran baru artinya anak anak sudah mulai belajar normal kembali.

Untuk sekolah-sekolah swasta juga dapat meningkatkan kualitas pendidikannya agar para siswa dapat belajar dengan nyaman.

Berkaitan dengan itu semua, tentu kami berharap ada juga perhatian dari pemerintah untuk turut memberikan penguatan-penguatan kepada guru-guru yang ada di sekolah swasta.

Demikian dikatakan Ketua PGRI Bali tang juga Kepala SMA PGRI 2 Denpasar, I Komang Arta Saputra, S.Pd., M.Pd., saat ditemui diacara Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka yang diselenggarakan SMA PGRI 2 Denpasar.

“Karena kita memiliki tugas yang sama, baik di negeri maupun di sekolah swasta, tentunya dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujar Komang Arta.

Jadi kami mohon perhatian lanjut Ketua PGRI Provinsi Bali, dari pemerintah lebih besar lagi, dan tentu sekolah-sekolah swasta khususnya yang ada di Denpasar atau mungkin yang ada di Bali.

“Karena sekolah-sekolah swasta bukan baru berdiri tetapi sudah berdiri sejak puluhan tahun, bahkan juga memiliki peran yang sama,” lanjutnya.

Untuk itu perhatian pemerintah kami harapkan lebih ditingkatkan sehingga sekolah swasta juga dapat melaksanakan tugas dan memiliki guru-guru yang juga handal.

“Yang sudah berjalan kita sudah bisa lihat bersama-sama, jadi sudah banyak yang diterima di negeri ada yang diterima di swasta, tentu kami berharap terus dievaluasi untuk ke arah yang lebih baik lagi,” harap Komang Arta Saputra.

Kedepan yang perlu kita lakukan adalah evaluasi lagi dan tentu karena ini adalah mencerdaskan anak bangsa, membentuk generasi penerus yang sportif sehingga tidak harus melalui bantuan orang tua untuk memaksakan masuk di sekolah negeri.

“Yang memang tidak diterima di negeri ya sudahlah, masukkan ke sekolah swast, jangan diberikan kemudahan karena kita khawatir nanti dengan kemudahan ke depannya selalu berharap dipermudah, jangan sampai seolah-olah kita mengajarkan seperti demikian,” pungkas Komang Arta Saputra. (Red/TN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *