Kualitas Karakter Bangsa Menentukan Kemajuan Suatu Bangsa

oleh -816 views

Denpasar, Bali
Pendidikan merupakan salah satu indikator bagi kemajuan bangsa. Pendidikan tidak hanya membuat orang cerdas dalam intelktual saja, tetapi juga cerdas mencerminkan karakter.

Karakter bangsa merupakan aspek penting dari sumber daya manusia (SDM), karena kualitas karakter bangsa menentukan kemajuan suatu bangsa

Pembentukan karakter harus dimulai sejak usia dini. Demikian kata I Wayan Sukana kepada Wartawan, Selasa (7/11/2022) saat berkunjung di kediamannya

Dan pembentukan karakter sejak usia dini bertujuan untuk membentuk kepribadian anak yang baik sehingga kelak ketika sudah dewasa menjadi pribadi yang baik dan berakhlak mulia yang dapat memberikan manfaat kepada sesama manusia dan lingkungan.

Saat ini sekolah sudah ada Kurikulum Merdeka Belajar yang memberikan kebebasan kepada siswa untuk mengembangkan ekspresinya dalam pendidikan

“Ekspresi yang dimaksud mencakup talenta dan skill yang dimiliki siswa dan guru sebagai Tut Wuri Handayani atau membimbing dan mengarahkan siswa”, jelas mantan PLT Disdikpora Kota Denpasar.

Guru memberikan kebebasan untuk mengembangkan talenta dan skil siswa, termasuk dalam kurikulum CBSA (Cara Belajar Siswa Aktif).

Menurut Sukana dari setiap aturan atau kebijakan tentu ada plus minusnya, tergantung dari sudut pandang kita. “Kita tidak bisa menentukan plus minus secara riil karena tetap melalui proses evaluasi”, jelasnya.

Kurikulum Merdeka Belajar dan pendidikan karakter itu hampir sama cuma kalau Merdeka Belajar itu menjadi imajinasi yang dikembangkan sesuai dengan skill.

“Sedangkan pendidikan karakter jelas ada standarnya yaitu etika, susila yang perlu bimbingan dan pengarahan bukan mengatur”, ujarnya.

Maka dari itu kurikulum Merdeka Belajar sangat perlu sosialisasi agar tidak terjadi mis komunikasi dan informasi

“Standar Merdeka Belajar mestinya dikolaborasikan dengan standar siswa yang berkarakter”, imbuhnya.

Dan Pendidikan karakter bisa diselipkan ke dalam semua mata pelajaran tapi tetap mengacu kepada aturan dan seni guru dalam membimbing siswa. (Red-TN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *