TABANAN – BALI
Perkembangan Wisata alam dan budaya di Bali saat ini sangat diminati wisawatawan lokal maupun asing. Jadi tidak heran lagi apabila setiap desa berupaya mengeksplore seluruh potensi yang ada, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.
Seperti yang ada di Desa Wisata Tista, Kerambitan, Tabanan. Perkembangan sektor pariwisatanya sangat menjanjikan dan memberikan manfaat kepada banyak pihak dari pemerintah, masyarakat maupun swasta.
Demikian cerita I Nyoman Rata Wibawa yang akrab disapa Pak Mang otto selaku pengembang wisata alam Dudu yang ada Desa Wisata Tista saat ini.
Hal ini dikarenakan pariwisata merupakan sektor yang dianggap menguntungkan untuk dikembangkan sebagai salah satu aset yang di gunakan sebagai sumber yang menjanjikan bagi pemerintah maupun masyarakat sekitar objek wisata.
“Oleh karena itu membuat banyak derah berkeinginan untuk mengadakan pembangunan di bidang pariwisata*,ujar Mang Otto.
Salah satunya adalah Desa Wisata Tista, yang di Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan.
Desa Wisata Tista memanfaatkan sumberdaya alam yang ada, dengan mengadakan pembangunan di sektor pariwisata.
“Salah satu objek wisata alam yang akan segera direalisasikan yaitu Wisata Alam Dudu (Tukad Ye ho)”, ucapnya.
Wisata Alam Dudu yang berada di Desa Tista, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan memiliki luas sekitar 10 hektar dengan pemandangan yang indah dengan adanya air dan bebatuan yang sangat menarik.
“Selain itu pemandangan di wisata Dudu terlihat masih asri dan Suasana yang nyaman untuk menghilangkan suntuk”, ujar Nyoman Rata Wibawa.
Demi mendukung pengembangan wisata alam dudu, Mahasiswa Universitas Mahasaraswati Denpasar dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat, membantu membuatkan video promosi guna memperkenalkan kepada masyarakat umum bahwa di desa tista akan segera ada objek wisata baru yaitu wisata alam dudu (tukad ye ho).
Pengembangan ini termasuk program kerja yang dijalankan oleh mahasiswa KKN Universitas Mahasaraswati Denpasar di desa Tista, Kerambitan , Tabanan.
Untuk membantu pengembangan wisata alam dudu, mahasiswa membantu memberi ide untuk nama jalan yang akan nantinya dilewati yaitu jalan dudu dan langsung melakukan pemasangan plang nama jalan yang menuju wisata alam dudu.
Wisata Alam Dudu ini di kembangkan oleh Bapak I Nyoman Rata Wibawa ( Pak Mang otto ) bersama dengan kelompok sadar wisata di desa tista sehingga memiliki prinsip untuk memajukan desa wisata tista, dengan cara mengembangkan wisata alam Dudu ini.
Apabila potensi tersebut dikelola secara baik oleh kelompok sadar wisata desa tista, dimana pengelolaan tersebut akan memberikan dampak bagi pendapatan desa juga kesejahteraan masyarakat setempat.
“Wisata alam yang kita coba kumpulkan beberapa pemilik lahan untuk mendukung program desa wisata tista, Yang kita utamakan konsepnya yaitu memanfaatkan alam asli dan original iyalah tukad yeh ho yang benar-benar memiliki pemandangan yang eksotic “ Ujar Pengembang Wisata alam dudu, I Nyoman Rata Wibawa.
Program kedepan akan banyak atraksi kewisataan yang rencana akan di programkan yaitu kuliner , wisata alam air meliputi rakit , tubbing dan swing , wisata religi , tracking di pinggir sungai yeh ho. Untuk mebantu sarana wisata alam air mahasiswa juga ikut serta membantu dalam proses pembuatan rakit yang akan digunakan nantinya.
“Secara prinsip objek wisata alan dudu mencoba untuk mngembangkan segala jenis atraksi kewisataan tentu yang berbasis pada budaya bali dan kita juga ingin melestarikan kebudayaan bali dan alam yang masih original ini dan satu hal yang pasti oksigen disini masih segar “ ujar I Nyoman Rata Wibawa.
Wisata Alam Dudu nantinya diharapakan menjadi salah satu destinasi wisata yang ada dibali dan bisa mendunia. (Red-TN)





