Ketua TP PKK Bali Serahkan Bantuan Paket Sembako

oleh -940 views

Denpasar, Bali –
Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster menyerahkan paket sembako kepada purnawirawan dan warakauri TNI dan POLRI yang tergabung dalam PEPABRI.

Bantuan paket sembako juga diberikan kepada staf, sopir dan cleaning service yang dalam kesehariannya bertugas di sekretariat PKK, Dekranasda dan PAKIS Bali.

Penyerahan bantuan paket sembako dilaksanakan di Gedung Jayasabha, Minggu (13/3/2022). Total sembako yang diserahkan berjumlah 41 paket dengan perincian, 25 paket untuk PEPABRI, 5 paket untuk Staf PKK, 7 paket untuk staf Dekranasda dan 4 paket untuk staf PAKIS Bali.

Dalam sambutan singkatnya, Ny.Putri Koster yang juga Ketua Dekranasda dan Manggala Utama Pasikian Paiketan Krama Istri Desa Adat di Bali (PAKIS Bali) menghaturkan terima kasih kepada para purnawirawan dan warakauri yang tergabung dalam DPD dan DPC Pepabri Bali.

Sebab tanpa dukungan dan keberpihakan dari Pepabri serta komponen masyarakat lainnya, pelaksanaan program pembangunan Bali di bawah kepemimpinan pasangan Gubernur Bali Wayan Koster dan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) tidak akan berjalan optimal.

“Terima kasih atas dukungan dan keberpihakan jajaran Pepabri, karena dengan ini Bapak Gubernur bisa menjalankan swadharma dengan baik,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa capaian progres pembangunan fisik Daerah Bali saat ini tak terlepas dari pengalaman Gubernur Bali Wayan Koster yang selama tiga periode duduk di kursi legislatif (DPR RI).

Akses di pusat itu kemudian dimanfaatkan dengan baik untuk merealisasikan sejumlah pembangunan fisik yang bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Bali.

Sejumlah megaproyek strategis yang mulai bisa diwujudkan dalam waktu yang tidak terlalu lama yaitu short cut di jalur Denpasar-Buleleng, dimulainya penataan kawasan Pura Besakih dan pembangunan Pusat Kebudayaan Bali (PKB) di kawasan Gunaksa, pembangunan dermaga segitiga emas yang memudahkan akses Bali daratan menuju Pulau Nusa Penida dan yang terbaru adalah Tol Gilimanuk-Mengwi yang siap dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat bersama dengan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).

“Sebelumnya sudah banyak pihak yang berkomentar tentang ketimpangan pembangunan Bali, tapi belum ada action. Inilah langkah nyata yang dilakukan oleh Bapak Gubernur,” ujar Ny. putri Koster.

Selanjutnya, kata Ny. Putri Koster, Pusat kebudayaan Bali (PKB) adalah sebuah mahakarya monumental sebagai program prioritas membangun adat istiadat, seni budaya dan kearifan lokal Bali.

PKB yang berdiri di atas lahan seluas 334 hektar menggambarkan penjabaran dari visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru. (Red-TN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *