Profile Pelajar Pancasila Butuh Ide Kreatif

oleh -890 views

DENPASAR – BALI
Pendidikan saat ini semakin maju menuntut siswa untuk belajar dengan lebih giat lagi. Proses belajar mengajarpun di sekolah terus ditingkatkan untuk mendapati ilmu yang berlimpah.

Kini pelajar diharapkan mampu menjadi pelajar yang bisa membanggakan sekolah dan orang tuanya, tentunya untuk mewujudkan hal itu perlu kesungguhan dalam belajar.

Namun, dalam proses belajar siswa diharapkan mampu menjadi siswa yang aktif dan kreatif. Dengan kata lain, agar pelajar dapat memahami pelajaran dengan caranya sendiri. Siswa aktif dan kreatif ini adalah bekal di masa depan.

Demikian kata Kepala SMAN 5 Denpasar, Cokorde Istri Mirah Kusuma Widiawati saat berbincang – bincang Selasa (30/8/2022) di halam sekolah sembari menunjukkan berbagai tanaman yang menghiasi halaman sekolah.

Halaman SMAN 5 Denpasar selain tanaman hias banyak juga pohon perindang yang sudah besar dan usianya sudah tua.

“Pohon perindang yang sudah besar dan tidak menghasilkan akhirnya diremajakan dan diganti dengan tanaman produktif seperti, tanaman buah berupa mangga, sawo, pisang”, ucapnya.

Lanjut Kepala SMAN 5 Dendapas hal itu kami lakukan tentu seijin teman – teman guru disekolah ini.

Kepala SMA 5 Denpasar, Cokorde Istri Mirah Kusuma Widiawati uang juga akrab Ibu Cok ini, menjelaskan bahwa kayu dari tebangan tadi karena jumlahnya terlalu banyak lalu di potong – potong dan diolah menjadi arang digunakan media tanaman anggrek, begitu pula dengan daunnya diolah menjadi pupuk kompos

“Arang kayu dan kompos dikemas dan dijual di intern sekolah, yang beli mulai dari guru sekolah serta orang tua murid dan ada juga dari warga sekitar yang membeli”, jelasnya.

Sementara Arang dan pupuk dijual dengan harga Rp. 5.000,- (Lima ribu rupiah) perbungkus.

Hal tersebut diatas nilai positifnya adalah menumbuhkan dan membangkitkan kreativitas siswa. Siswa bisa beradaptasi dengan lingkungan serta mampu memberdayakan alam sekitar menjadi suatu yang memiliki nilai jual.

“Jika nanti hasilnya bagus ini akan dijadikan ekstra dimana siswa dapat membuat arang dan pupuk diriumahnya sendiri”, harap Cok Mirah.

Kepala SMAN 5 Denpasar yang didampimgi Waka Kesiswaan yang akrab dipanggil Putu Anik terus memaparkan ide – idenya. Bahkan, Setelah pupuk kompos, nantinya juga akan dikembangkan pupuk cair organik yang bahan bakunya diambil dari hasil tanaman buah yang ada disekolah.

“Dari sisa buah inilah limbahnya bisa diolah menjadi pupuk cair organik yang sekarang lagi ngetrend dikalangan pecinta lingkungan karena tidak mengandung bahan kimia”, bebernya.

Kami juga punya ide kreatif yaitu mengolah sampah plastik dengan cara plastik dihancurkan menjadi potongan – potongan kecil. Selanjutnya diberi pewarna.

Dan itu dapat digunakan untuk ditempelkan pada benda yang ingin ditempel, contoh kotak pencil dan ada banyak lagi yang bisa dihias sehingga barang tersebut bisa menambah nilai jual juga dan bisa memberikan pendapatan bagi siswa.

“Profile siswa pemuda Panca Sila membutuhkan ide kreatif dan itu perlu dan harus dicoba”, imbuhnya.

Untuk membangkitkan dan mendukung kreatifitas siswa Kepala SMAN 5 Denpasar berencana kedepan akan membuat Kopi Shop.

“Kami hanya menyiapkan tempat dan isinya yang dijual itu dari siswa sendiri, mulai dari buah, aneka jajanan dan banyak lagi yang lainya”, ucapnya.

Silahkan siswa yang berkreasi dan kami siap mendukung ide siswa, dan untuk berwirausaha dimulai dari sekolah dulu, setelah tamat bisa dilanjutkan usaha mandiri di rumahnya masing – masing. (Red -TN)