Universitas Mahasaraswati Denpasar Bebaskan Uang Gedung Untuk FKIP dan FP

oleh -1,262 views

TargetNusa.com | Denpasar – Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar yang berada dalam naungan Yayasan Perguruan Rakyat Denpasar dan berada di tengah Kota, di Jl. Kamboja No.11 A, Dangin Puri,  Kecamatan Denpasar utara, adalah salah satu perguruan tinggi swasta di Bali yang cukup di kenal di kalangan masyarakat Bali, NTT dan NTB, Unmas kini sudah mulai berkembang pesat dan di percaya Masyarakat.

Universitas yang berdiri sejak tahun 1963 ini, walau pernah fakum pada tahun 1965 hingga tahun 1979 , namun dengan seiring waktu mulai berkembang pesat sampai saat ini. Terbukti mahasiswanya mencapai ribuan, bahkan setiap tahunnya dalam penerimaan mahasiswa baru selalu bertambah pada tahun kemarin saja Universitas Mahasaraswati Denpasar peminatnya mencapai 5.000 mahasiswa, meski pada tahun ini turun sampai 50 persen dari tahun kemarin karena adanya bencana yang melanda Dunia, termasuk Indonesia yaitu Covid-19, namun Unmas tetap antusias diakhir Juli 2020 target untuk menerima mahasiswa baru periode 2020- 2021 akan tercapai.

“Kami tetap antusias kalau Unmas yang kami pimpin dapat memenuhi kuota walau saat ini Bali terdampak Adanya virus corona (Covid-19)”, papar Rektor Unmas Denpasar, Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd., kepada Media TargetNusa Rabu,(22/07/2020).

Unmas Denpasar sampai saat ini masih menerima calon mahasiswa baru secara online.  Bahkan Unmas juga membebaskan uang gedung untuk beberapa fakultas, seperti Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan Fakultas Pertanian (FP).

“Dalam penerimaan maha siswa baru kami selalu mengandalkan pelayanan, dan mengandalkan ISO serta selalu mengikuti peraturan yang sudah ada, karena Kami sudah di percaya masyarakat jangan sampai masyarakat kecewa, hal ini yang kami jaga”, jelas Made Sukamerta.

Terkait dengan Program Mas Menteri, “Kampus Merdeka”, pihak Kampus sudah mensosialisasikan kepada kepada para mahasiswa dan perusahaan, namun saat ini masih belum terlaksana karena hal tersebut menurut Made Sukamerta memerlukan waktu.

“Mengenai hal tersebut kami sudah mempunyaj arah kesana namun kami masih perlu waktu karena kami harus banyak melobi perusahaan untuk bekerja sama, mengingat mahasiswa kami banyak”, tuturya.

Saat ini jamannya tehnologi jadi mau tak mau Universitas kami harus mengikuti, jangan sampai kami tertinggal, lanjut Sukamerta. “Dan kami sudah mempersiapkan fasilitas yang memadai temasuk bangunan gedung juga sudah kami persiapkan, kami sudah punya lahan yang siap untuk dibangun untuk kepentingan pendidikan, walau saat ini jamannya jaman oline”, Jelasnya.

“Saat ini kami sudah sering melakukan Webinar  (Web Seminar) selain praktis, hemat segalanya dan tidak butuh tempat yang luas, sebetulnya kegiatan daring itu bagus cuman Praktimum”, bebernya.

Karena ada prodi yang masih membutuhkan ruangan maka kami tetap akan menambah gedung, yang mana tempat untuk di bangun gedung sudah ada, tinggal menunggu waktu aja, kata Rektor yang selalu tampil bersahaja. (Red-TN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *