Jelang Lebaran Ketersediaan Stok Bahan Kebutuhan Pokok Di Kota Denpasar Aman

oleh -629 views

DENPASAR, Targetnusa.com –
Guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan komoditi bahan pokok jelang Hari Raya Idul Fitri 1444 H. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), dan Satgas Pangan Kota Denpasar gencar melakukan pemantauan harga, dan ketersediaan stok bahan kebutuhan pokok di beberapa Pasar Kota Denpasar termasuk Pasar Agung Peninjoan dan Pasar Ketapian Denpasar.

Pemantauan ketersediaan komoditi bahan pokok dan stabilitas harga difokuskan pada komoditas bahan pokok penyumbang inflasi seperti cabai merah, bawang merah, bawang putih, telur, beras hingga minyak goreng.

Sidak kali ini dipimpin oleh Asisten Administrasi Pembangunan Setda Kota Denpasar, A.A. Gde Risnawan, didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari, Dirut Perumda Pasar AA. Kompyang Wiranata, Asisten Administrasi Pembangunan Setda Kota Denpasar, A.A. Gde Risnawan ditemui usai sidak menjelaskan, Hasil pemantauan yang telah dilakukan di dua pasar, yakni Pasar Agung dan pasar Ketapian harga komoditas bahan pokok masih cenderung stabil.

“Untuk bahan pokok mayoritas yang dijual masih cukup stabil, memang terjadi sedikit kenaikan harga pada komoditas harga cabai merah dan telur karena permintaan tinggi, tetapi tidak sampai lima persen, dan masih terjangkau oleh masyarakat,” ujarnya.

Sementara Manager Bisnis Perum Bulog Kanwil Bali, Muhammad Husin yang turut serta dalam kegiatan tersebut mengatakan, Stok bahan pokok yang dimiliki oleh Perum Bulog masih aman untuk tiga bulan kedepan, seperti beras medium, gula pasir dan minyak goreng dan daging, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir.

Dirut Perumda Pasar AA. Kompyang Wiranata juga menyampaikan bahwa dirinya akan terus melakukan pemantauan terhadap harga bahan pokok untuk menghambat laju inflasi.

“Kami selaku Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kora Denpasar akan terus melakukan sudak dan operasi pasar agar kebutuhan bahan pokok dapat dijangkau oleh masyarakat”, pungkas AA Komyang Wiranata. (Red-TN)