DENPASAR BALI, Targetnusa.com –
Pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun generasi yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan di masa depan.
Hal tersebut disampaikan Kepala Satuan Pendidikan SMA Negeri 4 Denpasar, I Made Sudana. S.Pd., M.Pd., saat memberikan arahan kepada siswa yang akan mewakili Bali mengikuti ajang kompetisi Student company tingkat nasional di Jakarta. Senin (20/7/2026).
“Student compeny itu adalah ajang kewirausahaan bagi siswa, di mana siswa mempunyai kewajiban untuk membentuk dan mengoperasikan perusahaan sungguhan di sekolah,” terang Made Sudana. Sembari mengatakan siswa berperan langsung sebagai CEO, Direktur Keuangan, hingga staf produksi.
“Kompetisi ini diadakan secara berjenjang dari tingkat regional,
provinsi, nasional hingga internasional,” lanjutnya, seperti Program Student compeny 2026 yang diselenggarakan oleh Prestasi Junior Indonesia (PJI).
“Dalam program ini, siswa bertindak sebagai pemimpin perusahaan sungguhan (seperti CEO dan CFO) untuk mengelola bisnis mikro,” ujar Sudana.
Sementara Putu Kusuma Sarwendah Peamisita selaku CEO mengatakan, bahwa kelompoknya baru saja mendapatkan penghargaan the best dan company di Denpasar.
“Kami akan lanjut ke ajang berikutnya di ajang nasional yang akan diadakan pada tanggal 1 Agustus 2026 di Jakarta,” ujar Sarwendah.
Siswa SMA Negeri 4 Denpasar Selain nendapatkan gelar the best compeny juga mendapatkan gelar the best finance management, the best director of public relation, the best director of east Ardi dan the best manager.
“Dan kami sudah mempersiapkan ini dari bulan Desember, dari bulan Desember perusahaan kami sudah berjalan selama 4 sampai 5 bulan. Pada saat penutupan perusahaan kami sudah mengumpulkan data-data yang akan diperlukan pada saat lomba nanti,” jelasnya.
Kami sudah sangat siap sekali, dan kami siap untuk merebut juara terbaik (juara 1) ditingkat nasional nanti,” ujar Sarwendah.
Kami selaku kepala sekolah, sangat berterimakasih atas kolaborasi antara pihak sekolah, orang tua, dan pemerintah daerah serta Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali. Serta komitmen orang tua yang ikut andil dalam menyukseskan program pendidikan dan prestasi siswa.
“Kolaborasi sekolah dan orang tua adalah kunci pendidikan yang berhasil. Ketika keduanya bersatu, anak tidak hanya belajar untuk pintar, tetapi belajar untuk hidup,” pungkas Made Sudana. (RED/TN)





