Denpasar, Bali –
Seluruh Satuan petugas keamanan (Satpam) di UNIVERSITAS PGRI MAHADEWA INDONESIA (UPMI) mendapatkan pembinaan dari Sat Binmas Polresta Denpasar.
Hal ini dilakukan untuk memberikan keamanan dan kenyamana warga di lingkungan Kampus karena satpam sebagai perpanjangan tangan Polri. Sebut Aiptu I Made Linggih selaku Koordinator Pengawas Bimbingan dan penyuluhan (Korwasbinluh) Polreta Denpasar, Kamis (15/12).
“Satpam adalah mitra polri dalam rangka pengamanan diwilayah kerjanya, satpam mempunyai kewengan terbatas dalam penangan setiap kejadian yang berada di wilayahanya”, papar Linggih.
Sesuai dengan Perpol Nomor 4 Tahun 2020 tanggal 5 Agustus 2020 tentang Pam Swakarsa. “Perpol Nomor 4 Tahun 2020 sebagai pengganti Perkap 23 Tahun 2007 tentang Siskamling serta perubahan jenis seragam dan golongan kepangkatan satpam”, lanjutnya.
Dalam pembinaannya anggota Satpam dibekali pendidikan dan pelatihan baris berbaris, cara melakukan pengamanan yang benar, cara menggeledah dan cara menggukan borgol.
Sementara Ketua Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi (YPLP-PT) IKIP PGRI Bali yang menaungi Mahadewa University, Drs. IGB Arthanegara, SH., M.Pd., mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada Polri telah membina anggota satpam UPMI.
Tenaga satpam di UPMI sendiri berjumlah 9 orang. “Selain Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kami kuga melibatkan tenaga keamanan dari warga sekitar kampus”, ucap Arthanegara.
Selain itu pihaknya juga memasang 16 CCTV yang terpasang di titik -titik strategis untuk memantau situasi dan kondisi guna mengantisipasi hal – hal yang tidak diinginkan.
“Astungkara, berkat sinergi dan kerjasama yang baik, situasi dan kondisi lingkungan kampus sangat kondusif”, pungkasnya sembari menyampaikan rasa syukur karena selama ini situasi terjaga dengan sangat baik. Nihil kenakalan remaja, dan juga nihil pencurian. (Red-TN)





