Siswa SMA Negeri 4 Kembali Harumkan Nama Bali dan Sekolah di Ajang International Science and Invention Fair

oleh -23 views
Oplus_131072

DENPASAR BALI, Targetnusa.com –
SMA Negeri 4 Denpasar (Foursma) kirim delegasinya sebanyak 7 tim ke ajang International Science and Invention Fair (ISIF) ke-8 dan National Science and Invention Fair (NSIF) tahun 2026 yang diselenggarakan IYSA (Indonesian Young Scientist Association) bekerja sama dengan FMIPA Universitas Indonesia (UI) yang diselenggarakan pada tanggal 13-16 Oktober 2026.

Dari total 7 tim yang dikirim, semuanya berhasil membawa pulang medali dengan rincian 5 medali emas dan 2 medali perak.

Kepala SMA Negeri 4 Denpasar I Made Sudana, S.Pd.,M.Pd., saat ditemui media menyampaikan selamat dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada tim delegasi yang telah berjuang dan berhasil membawa pulang 5 medali emas dan 2 medali perak.

“Prestasi ini bukan sekedar tentang piala atau medali yang kalian bawa pulang, melainkan bukti nyata dari kerja keras, disiplin, dan mental pantang menyerah yang telah kalian tunjukkan,” kata Sudana.

“Kalian telah mengharumkan Bali dan nama sekolah di tingkat Nasional,” lanjut Sudana.

Ia juga memberikan motivasi kepada siswa yang lain, jadikanlah momen ini sebagai inspirasi. “Ingatlah bahwa proses tidak pernah menghianati hasil,” lanjutnya.

Untuk tim delegasi dan pembimbing, jangan cepat berpuas diri teruslah asah kemampuan untuk tantangan – tantangan berikutnya.

“Terimakasih telah berjuang dan menjadi kebanggaan sekolah. Kalian adalah pahlawan sekolah,” pungkas Made Sudana.

Sementara Margiani selaku pembimbing menyampaikan, bahwa pihaknya selalu memberikan arahan dan penjelasan penting kepada siswa mengenai berbagai aspek persiapan sebelum mengikuti perlombaan.

Seperti, pemahaman materi dan kompetensi. Siswa diberi pembekalan materi atau latihan teknis yang disesuaikan dengan jenis lomba. Serta tata cara perlombaan, sistem penilaian, dan durasi waktu yang diberikan.

“Yang terpenting memberikan motivasi, dukungan psikologis, serta strategi menjaga konsentrasi agar siswa tidak gugup saat bertanding,” ujar Margiani. (Red/TN)