SMA Negeri 4 Denpasar (Foursma) Adalah Sekolah Dengan Jumlah Siswa Terbanyak yang Lolos OSN-P Se-Provinsi Bali.

oleh -9 views
oplus_131074

Ket foto : Kepala SMA Negeri 4 Denpasar bersama 10 siswa yang lolos OSN-P

DENPASAR BALI, Targetnusa.com –
Sebanyak 10 siswa, SMA Negeri 4 Denpasar (Foursma) sukses lolos ke tingkat Olimpiade Sains Nasional Provinsi (OSN-P) Bali 2026 dari hasil seleksi OSN-K. Capaian ini menempatkan Foursma sebagai sekolah dengan jumlah siswa lolos OSNP terbanyak se-Provinsi Bali.

“10 Siswa yang berhasil lolos Seleksi Tingkat Provinsi (OSN-P) untuk maju ke tahap semifinal masih harus mengikuti seleksi di babak semifinal untuk bisa lolos menjadi finalis ke Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat nasional,” ujar Kepala SMA Negeri 4 Denpasar, I Made Sudana, S.Pd., M.Pd., Rabu (5/8/2026).

Menurut Made Sudana selaku Kepala SMA Negeri 4 Denpasar, kompetisi ini bukan sekadar lomba biasa, tapi ajang prestisius yang menjadi tempat lahirnya para calon ilmuwan muda Indonesia.

“Jadi bagi siswa yang suka tantangan di bidang sains, Olimpiade Sains Nasional (OSN) adalah momen yang sangat berharga, nggak boleh dilewatkan,” lanjutnya.

Berikut ini nama – nama peserta yang lolos OSN-P serta Bidang Lombanya yang akan mengikuti seleksi Semifinal ; Astronomi. Cea Bramantio Wendi Pangestu. Biologi. I Gede Bagus Indra Astika.
Komang Dhyana Paramitha Trisna
Fisika. I Made Ary Deyta Jyotisha Vedananda danPadme Dhupa Divayana, untuk Informatika Fajar Ramadhani Putra Armadi dan I Made Endrico Budi Wijaya. Untuk
Kimia Nicole Ilene dan I Putu Gemilang Satria Suryawan serta
Matematika Gede Andika Mulyada.

Selanjutnya Made Sudana memberikan motivasi dan pengarahan kepada 10 siswa yang akan mengikuti seleksi Semifinal untuk betul – betul mempersiapkan diri dengan baik.

“Tantangan besar didepan adalah kesempatan bagi kalian untuk menunjukkan kemampuan yang terbaik. Siapkan diri dengan sungguh – sungguh, jaga semangat, dan tetaplah pada potensi yang kalian miliki,” pesannya.

Bagi siswa yang belum berhasil lolos ke Olimpiade Sains Nasional Tingkat Provinsi (OSN-P), jangan berkecil hati, proses ini bukanlah akhir dari segalanya.

“Kegagalan lolos bukan berarti kemampuan akademikmu buruk, melainkan persaingan yang sangat ketat,” ujar Made Sudana sembari melanjutkan arahannya. Berkompetisi di ajang sains yang ketat ini menunjukkan keberanian, ketekunan, dan kapasitas akademik yang luar biasa di atas rata-rata.

“Ingatlah bahwa perjuangan ini bukan hanya untuk diri kalian sendiri, tetapi juga untuk membanggakan keluarga, guru, dan almamater sekolah. Teruslah melangkah dengan keyakinan bahwa kalian bisa meraih hasil yang terbaik,” pungkas Sudana. (Red/TN)