Dandim 1616/Gianyar : Fungsi Wartawan Dalam Pembangunan Erat Kaitannya Dengan Publikasi dan Fungsi Kontrol

oleh -936 views

Gianyar – Bali
Perkumpulan Jurnalis Indonesia Demokrasi (PJID) adalah perkumpulan wartawan yang selalu melakukan kegiatan jurnalistik dalam bentuk mencari, memperoleh, memiliki, mengolah dan menyampaikan yang benar, akurat dan objektif kepada masyarakat.

Untuk memperoleh semua itu, PJI- Demokrasi provinsi Bali terus melakukan audiensi ke seluruh instansi dan berbagai elemen masyarakat.

Kali ini, Senin, 15 November 2021, PJI- Demokrasi Provinsi Bali bersama rombongan melakukan audiensi ke Kodim 1616/Gianyar.

Kedatangan rombongan PJI- Demokrasi Provinsi Bali yang dipimpin A.Shukani Hanafi selaku Ketua DPD PJI- Demokrasi Provinsi Bali, diterima langsung oleh Dandim 1616/Gianyar Letkol lnf. Hendra Cipta, S.Sos.

Dalam pertemuan yang penuh keakraban, Dandim 1616/Gianyar menyampaikan terimakasih kepada rombongan PJI- Demokrasi yang telah bersedia berkunjung ke Kodim Gianyar.

“Kami mengapresiasi peran wartawan, dalam pembangunan yang erat kaitannya dengan fungsi publikasi dan fungsi kontrol”, ucap Hendra Cipta yang didampingi Letda Inf. Karel A.P.

Lebih lanjut, kata Hendra Cipta, kami juga butuh wartawan untuk mensosialisasikan kegiatan yang akan dilakukan dan juga menyampaikan program yang sudah dicapai.

“Bukan berarti kita pencitraan, akan tetapi demi tugas kemanusiaan”, Jelasnya, sembari mempersilahkan minum dan menikmati snak yang sudah dipersiapkan.

Sementara Ketua DPD PJI-Demokrasi Provinsi Bali, A.Shukani Hanafi, mengucapkan terima sudah meluangkan waktunya dan menyambutnya dengan penuh kekeluargaan.

“Kami dan rombongan datang ke Kodim Gianyar selain memperkenalkan Organisasi PJI- Demokrasi yang ada di Bali, juga ingin membangun sinergritas antara PJI-Demokrasi dan TNI”, urai Hanafi.

Lanjut Hanafi, sebagai organisasi wartawan, PJI-Demokrasi Bali, siap mengawal Program Pemerintah termasuk TNI.

“Apalagi sekarang banyak berita hoax yang menyesatkan masyarakat, kita sebagai media harus meluruskan  dan mengkonter berita tersebut “, tutupnya. (Red-TN)