Terobosan Baru Pengolahan sampah Di SMA Negeri 4 Denpasar

oleh -295 views
oplus_131072

DENPASAR, Targetnusa.com –
Terhitung mulai 1 Agustus 2025, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Sarbagita Suwung tidak lagi menerima kiriman sampah organik. Selanjutnya, TPA seluas 32,4 hektare ini akan ditutup secara permanen pada akhir Desember 2025. Demikian dikatakan Kepala Satuaan Tugas SMA Negeri 4 Denpasar I Made Sudana seraya menyampaikan informasi tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra.

Dan hal tersebut telah tertuang dalam Surat Gubernur Bali Nomor: B.24.600.4/3664/PSLB3PPKLH/DKLH tertanggal 23 Juli 2025.

Nah guna untuk menyuksekan hal tersebutaka SMA Negeri 4 Denpasar membuat terobosan yang sudah di mulai sejak dua tahun lalu dan melakukan pembatasan penggunaan plastik sekali pakai, serta pengelolaan sampah berbasis sumber (PSP-PSBS).

Yang pertama: Kami telah menyiapkan alat pembakaran plastik minim polusi yang gunanya untuk membakar sampah – sampah plastik dan hasil pembakarannya yang sudah menjadi abu dapat digunakan media tanam di lingkungan sekolah sendiri.

Dan yang Kedua : kami telah membuat tempat pengolahan sampah organik yaitu Teba Modern yang dikelola langsung disekolah. “Pengolahan sampah organik yang seperti ini tidak menimbulkan bau, bahkan bisa untuk duduk – duduk bersantai,” tutur Made Sudana

“Teba Modern ini adalah salah satu dari berbagai inovasi pengolahan sampah sehingga diharapkan mampu mengurangi volume sampah yang saat ini menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Bali yaitu Bapak I Wayan Koster,” terang Sudana seraya mengatakan SMA Negeri 4 Denpasar termasuk salah satunya yang mendukung program tersebut.

“Dan warga di SMA Negeri 4 Denpasar diharuskan mekai tumbler sebagai pengganti plastik sekali pakai, tanpa terkecuali bahkan di setiap ruang kelas sudah disiapkan air Aqua untuk isi ulangnya,” Pungkasnya. (Red/TN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *