DENPASAR BALI, Target Nusa.Com –
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) adalah kurikulum yang memberikan ruang besar kepada sekolah.
Profil pelajar Pancasila adalah karakter dan kemampuan yang dibangun dalam keseharian dan dihidupkan dalam diri setiap individu peserta didik melalui budaya satuan pendidikan, pembelajaran intrakurikuler, projek penguatan profil pelajar Pancasila, dan ekstrakurikuler.
Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan kegiatan kurikuler berbasis Proyek yang dirancang untuk menguatkan upaya pencapaian kompetensi dan karakter sesuai dengan profil pelajar Pancasila yang disusun berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan.
Seperti halnya SMA PGRI 2 Denpasar yang telah sukses melaksanakan P5 yang bertemakan “Regrisma Projek dan Festival Olahraga dan Seni” (REPFOS) yang memang ajang kegiatan tahunan.
I Komang Arta Saputra selaku Kepala SMA PGRI 2 Denpasar berharap dengan diselenggarakannya festival tahunan ini dapat dilaksanakan sebagai program tahunan sekolah.
“Dan memberikan ruang yang seluas – luasnya kepada anak – anak untuk bisa menampilkan kreativitasnya, baik dalam bentuk seni maupun dalam bentuk pameran dalam bentuk pertunjukan atau apapun yang berkaitan dengan proses pembelajaran,” ujar Komang Arta Saputra.
Lebih lanjut Komang Arta Saputra membeberkan kurikulum merdeka yang merupakan kurikulum yang memberikan ruang sangat besar kepada sekolah, untuk bisa menggali potensi-potensi yang ada pada anak sekaligus satuan pendidikan.
“Tentu dengan memberikan kesempatan seperti ini kami berharap anak-anak punya pengalaman,” lanjutnya.
Repfos ini adalah sebagai wujud dari keterampilan yang disiapkan oleh sekolah yang bersumber dari potensi anak – anak dan dari inovasi sekolah yang sesuai dengan kebutuhan anak-anak dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Sementara Ni Nyoman Febriantini kelas XI MIPA 1 selaku Ketua Panitia Festival Regrisma Projek dan Festival Olahraga dan Seni (REPFOS) SMA PGRI 2 Denpasar yang juga Ketua OSIS Periode 2023/2024 mengaku sangat senang sekali karena acara dapat berjalan sesuai dengan rencana.
“Saya selaku ketua panitia sangat senang sekali. Selain dapat mengundang adik – adik dari SMP se- Kota Denpasar untuk mengikuti lomba – lomba yang kami selenggarakan,” kata Ni Nyoman Febriantini.
Kedepan setelah festival Repfos ini selesai saya berharap semuga sekolah dapat menyelenggarakan acara yang lebih besar lagi untuk mempromosikan sekolah SMA PGRI 2 Denpasar.
“Acara Festival ditutup dengan bersembahyang bersama. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Sang Hyang Widhi, karena acara tersebut berjalan lancar, damai, menyenangkan dan ama,” tutup Komang Arta Saputra. (Red/TN)





