Ketua Karang Taruna Saebus Diminta Transparan Soal Dana Rp30 Juta Agustus, Pengurus Pertanyakan Kejanggalan Kegiatan

oleh -387 views

SUMENEP,Targetnusa.com –
Sejumlah pengurus dan anggota Karang Taruna Desa Saebus mempertanyakan transparansi pengelolaan dana sebesar Rp30 juta yang disebut-sebut digunakan untuk kegiatan pada bulan Agustus 2024. Dana tersebut dikelola langsung oleh Ketua Karang Taruna, namun tidak melalui proses pelibatan pengurus lainnya bahkan tidak ada informasi samasekali.

Kritik mencuat setelah ditemukan beberapa kejanggalan dalam pelaksanaan kegiatan, mulai dari ketidaksesuaian agenda, tidak jelasnya laporan penggunaan anggaran, hingga pengurus yang tidak dilibatkan dalam proses perencanaan maupun pelaksanaan.

“Sampai hari ini kami belum tahu pasti untuk kegiatan apa saja anggaran itu digunakan. Tidak ada rapat, tidak ada berita acara, dan tidak ada laporan pertanggungjawaban terbuka,” ungkap salah satu pengurus yang enggan disebutkan namanya.

Ketua Karang Taruna diduga mengambil keputusan sepihak dan tidak membuka akses informasi kepada pengurus lain.

Pengelolaan anggaran sepenuhnya berada di bawah kendali Ketua Karang Taruna. Namun, menurut AD/ART organisasi, seharusnya semua pengurus terlibat dalam setiap pengambilan keputusan penting, termasuk dalam hal anggaran.

Dana Rp30 juta tersebut dikabarkan digunakan untuk pelaksanaan program Karang Taruna selama bulan Agustus 2024. Namun, tidak ada penjabaran rinci terkait waktu pelaksanaan, jumlah anggaran per kegiatan, maupun hasil yang dicapai.

Beberapa kegiatan diklaim berlangsung di wilayah desa Saebus, namun tidak semua anggota dan pengurus mengetahui atau terlibat dalam kegiatan tersebut.

Karang Taruna sebagai organisasi pemuda seharusnya menjunjung tinggi prinsip transparansi, partisipasi, dan akuntabilitas. Ketertutupan dalam pengelolaan dana dianggap mencederai semangat gotong royong dan kepercayaan publik.

ketua karang taruna Rofik risandi mengakui bahwa karangtaruna dipercaya desa untuk mengelola dana Agustus sebesar 30 juta “kegiatan sunat massal sekitar 5 juta” terangnya

Hal yang berbeda di sampaikan oleh insan Kamil bahwa ia sebagai sekretaris karangtaruna hanya dilibatkan saat pencairan “kalau untuk belanja dan uang itu diperuntukkan untuk kegiatan apa saya tidak tahu karena memang tidak pernah dilibatkan” terangnya pada media ini saat dikonfirmasi

Pengurus meminta agar Ketua Karang Taruna segera memberikan klarifikasi terbuka kepada seluruh anggota dan masyarakat, termasuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban tertulis dan dokumentasi kegiatan. Mereka juga mendesak adanya evaluasi internal Para pengurus menuntut laporan keuangan terbuka agar Karang Taruna kembali ke jalur yang semestinya: transparan, terbuka, dan gotong royong.

Diketahui Anggaran di tahun 2025 sudah cair sebesar 20 juta, tapi sampai sekarang tidak ada informasi dari ketua karang taruna kepada pengurus dan anggota.