Kemarau Panjang Bahan Pokok Di Pasar Kota Denpasar Masih Terjangkau

oleh -574 views

DENPASAR BALI, Target Nusa.Com –
Sejumlah pedagang di Pasar Rakyat Kota Denpasar, keluhkan harga kebutuhan bahan pokok yang naik sejak kemarau panjang melanda. Akibatnya para petani mengalami gagal panen sehingga pasokan bahan pokok berkurang drastis.

Seperti beras, bawang merah dan bawang putih, tidak hanya itu cabe kriting juga mengalami kenaikan yang sangat meningkat.

Kekeringan ini mengakibatkan sejumlah pasokan dari tengkulak berkurang, yang berakibat pada berkurannya juga pada peminat pembeli bagi warga.

Demikian penjelasan Direktur Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar
Ida Bagus Kompyang Wiranata saat ditemuai di ruang kerjanya Kamis, (26/10/2013).

Warga juga berharap kepada pemerintah agar kenaikan harga bahan pokok ini tidak terus merangkak naik berkepanjangan. Pemerintah harus mencarikan jalan untuk mengatasi kenaikan bahan pokok tersebut.

Direktur Utama Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar Ida Bagus Kompyang Wiranata menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai terobosan untuk menanggulagi hal tersebut, mulai dari melakukan sidak secara ruting ke setiap pasar rakyat yang ada di Kota Denpasar, mengadakan pasar murah, membeli barang dari tengkulak dan dijual kembali kepada pedagang di pasar agar harga tetap stabil serta memberikan subsidi agar masyarakat dapat membeli dengan harga murah.

“tidak hanya itu kami dari pemerintah juga sudah melakukan pemberiaan bibit bahan pokok secara gratis kepada masyarakat agar bisa ditanam di rumah masing – masing,” sebutnya sembari mengatakan agar nantinya kalau terjadi kenaikan bahan pokok seperti cabe kriting, bawang dan lain sebagainya kita tidak kebingungn, karena di rumah ada.

Lebih lanjut kata Ida Bagus Kompyang Wiranata, dalam seperti ini pemerintah Kota Denpasar tidak tinggal diam pemerintah selalu berusaha mencari jalan keluar agar masyarakat terus mendapatkan bahan pokok secara langsung dan terjangkau.

“Untuk saat ini harga bahan pokok di Kota Denpasar masih standar dan masih sangat terjangkau,” pungkasnya. (Red/TN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *