Pengabdian Masyarakat Unmas Denpasar, Menumbuhkan Kesadaran Siswa Akan Kebersihan dan Pengelolaan Sampah di SD N 6 Darmasaba

oleh -840 views

DENPASAR, Targetnusa.com –
Sampah merupakan sesuatu yang tidak digunakan, tidak disenangi atau sesuatu yang dibuang yang berasal dari kegiatan manusia. Berdasarkan sifatnya, sampah dapat dibedakan menjadi dua jenis yakni sampah organik dan sampah anorganik.

Sampah organik ialah jenis sampah yang berasal dari makhluk hidup, baik manusia, tumbuhan, maupun hewan.

Sampah anorganik ialah sampah yang berasal dari bahan non hayati yang juga meliputi produk sintesis dan hasil proses teknologi dari pengolahan bahan tambang jadi sampah ini sulit untuk terurai.

Polusi sampah dan lingkungan kotor dapat memberikan dampak buruk terhadap lingkungan dan manusia.

Hal tersebut disebabkan karena ada banyak sampah yang menumpuk dan tidak dibuang ke tempat yang semestinya, menyebabkan binatang yang dapat membawa penyakit seperti lalat dan tikus akan menjadi semakin banyak dan tentu saja akan menyebarkan berbagai virus dan bakteri di daerah tersebut.

Bahkan buruknya jika terjadi hujan bencana alam seperti banjir akan mudah terjadi karena sampah yang menumpuk.

Pada saat ini, kasus sampah sudah sangat memprihatinkan. Oleh karena itu diperlukan kesadaran dari diri masyarakat untuk menjaga lingkungan alam tetap bersih.

Pengetahuan tentang pentingnya pemilahan sampah dan kebiasaan membuang sampah pada tempatnya harus diajarkan sejak dini. Oleh karena itu tim pengabdi melaksanakan program pengabdian masyarakat dengan sasaran sekolah dasar di Desa Darmasaba.

SD N 6 Darmasaba merupakan salah satu sekolah dasar yang terletak di Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung.

Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan, terdapat permasalahan penataan sampah dan kurangnya kesadaran siswa/i terhadap pemilahan sampah organik dan anorganik.

Hal ini yang melatarbelakangi tim pengabdian Universitas Mahasaraswati Denpasar (Unmas Denpasar) melakukan pengabdian masyarakat bagi siswa/i SD N 6 Darmasaba pada Jumat, 31 Maret 2023, bulan lalu.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang wajib untuk dilaksanakan untuk lebih dekat dengan masyarakat.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan memberikan edukasi tentang sampah organik dan anorganik pada siswa/i, dimulai dari pengenalan sampah organik dan anorganik, pembahasan tentang apa yang terjadi jika penataan sampah tidak dilakukan, sampai pembahasan bagaimana sebaiknya pemilahan sampah organik dan anorganik dilakukan.

Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan pendampingan dalam pembuatan tempat sampah berbahan ramah lingkungan yaitu bambu.

Dalam kegiatan ini siswa/i diajak untuk ikut serta dalam pembuatan tempat sampah dan mewarnai tempat sampah tersebut dengan kreativitasnya masing-masing.

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran siswa/i akan pentingnya pembuangan sampah dan penataan sampah pada tempatnya.

Dewa Ayu Pamella, S.Pd salah satu guru SD N 6 Darmasaba mengungkapkan bahwa kegiatan yang dilakukan tim pengabdi sejalan dengan program yang ada di SD N 6 Darmasaba yaitu gaya hidup berkelanjutan, dimana kegiatannya terkait dengan memilah sampah dan membuat sampah menjadi benda-benda yang berguna.

“Sehingga program yang dilaksanakan tim pengabdi menjadi dukungan serta sarana untuk menjalankan program yang sedang dirancang dan membantu siswa lebih memahami tentang sampah,” terang Dewa Ayu

Lebih lanjut lagi Dewa Ayu Pamella, S.Pd berharap kegiatan sosialisasi dan pendampingan berkaitan dengan sampah agar dapat dilaksanakan secara berkesinambungan sehingga siswa semakin sadar tentang pentingnya membuang sampah pada tempatnya.

Penulis :
Dr. Ida Ayu Made Wedasuwari,S.Pd., M.Pd, Ni Kadek Sinta Jayanti, I Made Pasek Kurniawan, Kadek Yunita Wendistha, Ni Komang Sabna Devi, I Made Ferdy Gunawan, Komang Bagus Hary Mertayasa