Sari Galung : PPS Tujuh Sari Sebagai Warisan Budaya Adi Luung Harus Terus Dilestarikan

oleh -756 views

Denpasar, Bali –
Anggota komisi IV DPRD Bali Ni Wayan Sari Galung, S.Sos saat menghadiri acara penandatangan nota kesepahaman antara Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa dengan Perguruan Pencak Silat (PPS) Tujuh Sari di Kantor Kelurahan S sesetan, Denpasar Selatan, Jumat (9/12).

Dikatakan, PPS Tujuh Sari perlu kembali dibangkitkan sebagai salah satu warisan leluhur yang sudah didirikan sejak tahun 1921 di Kapal Lantang Bejuh, Sesetan.

“PPS Tujuh Sari yang menjadi salah satu warisan budaya ini diharapkan bisa terus berkontribusi, dan bisa menjadi nilai sejarah yang adi luung kedepanya,” ucap Sari Galung.

Sembari menyampaikan PPS Tujuh Sari juga harus terus diperkenalkan tidak hanya di Bali, namun di luar Bali juga. Jika perlu disekolah-sekolah juga dipromosikan PPS Tujuh Sari dengan tujuan agar generasi muda juga memahami tentang sejarahnya.

“Karena keberadaan PPS Tujuh Sari yang merupakan warisan budaya adi luung ini harus terus bisa dilestarikan sebagai salah satu bagian dari pelestarian seni budaya,” terangnya.

Sementara Ketua PPS Tujuh Sari Bali I Ketut Resmiyasa, ST menyampaikan terkait kerjasama dengan Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa.

Itu dikarenakan Perguruan Tinggi ini sudah melakukan penelitian terkait keberadaan PPS Tujuh Sri sebagai salah satu warisan budaya adi luung.

Sembari menambahkan PPS Tujuh Sari akan terus dikembangkan tidak hanya di sekolah, bahkan di Perguruan Tinggi, dan juga dimasyarakat sebagai salah satu warisan budaya adi luung. (Red-TN)