PGRI Kota Denpasar Peringati Puncak HGN dan HUT PGRI Ke-77 Tahun 2022 Di Gedung Dharma Negara Alaya (DNA) Kota Denpasar

oleh -704 views

Denpasar, Bali –
Setelah 77 tahun Indonesia merdeka, PGRI selalu konsisten sebagai organisasi profesi, yang bersifat independen terus terjaga dan tetap menyala didalam sanubari pengurus, dan anggota yang terdiri dari para guru, pendidik serta tenaga kependidikan.

PGRI hadir sebagai wadah perjuangan bagi guru, pendidik dan tenaga kependidikan dalam memperjuangkan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia(NKRI) untuk melawan kebodohan dalam memajukan pendidikan Nasional.

Saat ini PGRI Kota Denpasar Provinsi Bali sedang memperingati puncak HUT ke-77 PGRI dan Hari Guru Nasional tahun 2022. Namun sebelumnya sudah digelar dengan berbagai kegiatan mulai dari seminar, jalan santai, donor darah, bantuan sosial, serta pameran hasil karya guru dan siswa Se-Kota Denpasar.

Hadir dalam acara penutupan HUT PGRI Ke-77 dan HGN 2022, Wakil Walikota Denpasar, Ketua PGRI Provinsi Bali, Kadisdikpora Denpasar, Ketua YPLP Provinsi Bali, Ketua YPLP Kota Denpasar, Ketua MKKS SD, SMP, SMK dan SMA Negeri dan Swasta Kota Denpasar, Ketua DPRD Kota Denpasar yang diwakili Komisi l serta para undangan lainnya. Tv

Ketua PGRI Kota Denpasar Drs. I Ketut Suarya. M.Pd. dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada walikota dan wakil walikota serta Kadisdikpora Kota Denpasar yang telah memfasilitasi dan memberikan bimbingan.

“Terimakasih atas perhatian dan kehadirannya diacara penutupan HUT PGRI Ke-77 dan HGN 2022 yang dipusatkan di Gedung Dharma Negara Alaya (DNA) Kota Denpasar”, ucap Ketut Suarya, Rabu (30/11).

Ia mengajak kepada kita semua para guru untuk menyambut dan berbuat maksimal demi masa depan pendidikan dan masa depan guru yang lebih cerah.

“Guru memang bukan orang hebat tetapi guru bisa mencetak orang menjadi hebat”, seru Ketua PGRI Kota Denpasar Ketut Suarya. Sembari melanjutkan seruannya, tanpa sentuhan seorang guru mustahil orang hebat akan tercetak.

Masa depan bangsa sangat ditentukan oleh sumber daya manusia yang unggul. Untuk menjadi manusia dan bangsa yang unggul tentu pendidikan harus maju dan berkualitas.

Untuk mencapai itu semua guru harus
bermartabat profesional dan sejahtera.
“Mari kita ukir sejarah dengan kerja keras, melangkah bersama melalui pendidikan bangsa kita maju dan bermartabat”, pungkasnya. (Red-TN)