Menonjolkan Karakter yang Baik Merupakan Prestasi yang Luar Biasa

oleh -704 views

Kepala SMAN 5 Denpasar, Cokorda Istri Mirah Kusuma Widiawati Bersama Wakasek Kesiswaan

Denpasar, Bali –
Pendidikan karakter adalah pendidikan nilai, pendidikan budi pekerti, pendidikan moral, pendidikan watak yang bertujuan mengembangkan kemampuan seluruh warga sekolah untuk memberikan keputusan baik-buruk, keteladanan, memelihara apa yang baik dan mewujudkan kebaikan itu dalam kehidupan sehari-hari dengan sepenuh hati.

Tujuan pendidikan karakter di sekolah adalah, Religius, Jujur, Toleransi, Disiplin, Kerja Keras, Kreatif, Mandiri dan Demokratis. Demikian beber Kepala SMAN 5 Denpasar, Cokorda Istri Mirah Kusuma Widiawati kepada media Targetnusa, Senin (21/11/2022).

“Sebagai seorang yang beragama Hindu, sebelum saya masuk ke SMAN 5 Denpasar saya memohon izin kepada penunggu karang di sekolah agar selalu diberi kelancaran dan kemudahan dalam melakukan kegiatan – kegiatan di sekolah”, ucapnya, sembari mengatakan apa yang saya lakukan itu juga merupakan karakter yang saya miliki.

Lebih lanjut kata Cokorda Istri Mirah Kusuma Widiawati, di sekolah ada banyak siswa, ada Wakasek, ada guru – guru dan ada pegawai juga, yang harus saya ajak berkonikasi dan berembuk untuk memajukan sekolah dan mbentuk karakter serta melakukan perubahan dengan mengikuti tren jaman sekarang.

“Dan semua yang akan saya lakukan sebelumnya saya lempar dulu kepada guru – guru terlebih dahulu karena di sekolah ini juga ada yang senior”, ucapnya agar dapat dukungan dan tidak terjadi masalah dikemudian hari.

Disinggung terkai prestasi yang di raih oleh siswa SMAN 5 Denpasar, Cokorda Istri Mirah Kusuma Widiawati, menegaskan kalau prestasi Akademik dan non akademik itu sudah biasa.

Menurut Cok Istri Mirah, kalau bisa menonjolkan karakter di era globalisasi yang semakin canggih, itu baru luar biasa.

“Nah yang sayalakukan di SMAN 5 Denpasar adalah perubahan, mulai dari lingkungan sekolah sampai karakter siswa bahkan guru dan pegawaipun sudah mulai kelihatan perubahannya”, lanjut Cok Mirah.

Selama 1 tahun 8 bulan kami bersungguh – sungguh melakukan perubahan, Astungkara sekang sudah tampak hasilnya walau masih belum semuanya berubah tapi setidaknya sudah ada perubahan.

“Dan saya meinta pada staf dan guru – guru agar dalam mengajar dan melayani siswa dengan rasa sayang dan dapat menunjukkan karakter yang baik”, pungkasnya. (Red-TN)