Konsep Hidup Berakhlaqul Karimah Menuju Umat Yang Terbaik

oleh -798 views

TABANAN – BALI
Maulid Nabi adalah peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, tepatnya pada tanggal 12 Rabiul sekaligus perayaaan Maulid Nabi juga merupakan tradisi yang berkembang di masyarakat Islam jauh setelah Nabi Muhammad wafat.

Secara subtansi, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW adalah ekspresi kegembiraan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad.

Perayaan Maulid Nabi dinilai sebagai momen untuk mengingat, mengahayati dan memuliakan kelahiran Rasulullah.

Hari ini Minggu (23/10/2022) keluarga besar warga muslim (RWM) Ar-Rohman perumahan Graha Pertiwi – Gedong Becik yang beralamatkan di Jl. Anyelir, Desa Bongan Kauh Kaja, Kecamatan Tabanan Kabupaten Tabanan Bali menyelenggarakan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Perayaan Maulid diselenggarakan secara sederhana namun penuh dengan hikmad dan penuh kegembiraan oleh masyarakat RWM Ar- Rahman perumahan Graha Pertiwi -Gedong Becik, Bongan Kauh Kaja Tabanan.

Kegiatan yang mengambil tema “Konsep Hidup Berakhlaqul Karimah Menuju Ummat Yang Terbaik” ini juga diisi dengan bacaan – bacaan Al- Qur’an dan pembagian hadiah kepada santri yang berhasil meraih prestasi dalam perlombaan oleh santri TPQ Ar -Rohman Tabanan.

Ustad Nur Hakim yang mengisi tausiah diacara Maulid Nabi Muhammad SAW mengajak untuk menyamebraya karena islam adalah Rahmatan Lil Alamin.

“Islam mengajarkan untuk saling berbagi, saling menguatkan satu sama yang lain dalam kebaikan”, ucapnya.

Lebih dalam lagi dalam tausiahnya Ustad Nur Hakim menyampaikan berkat kelahiran Nabi Muhammad SAW, kaum perempuan terselamatkan dari perbudakan.

Bentuk rasa cinta kepada Rosulluh salah satunya adalah dengan menghidupkan sunnah – sunnahnya.

“Hidup itu perlu perjuangan dan harus diniatkan untuk ibadah agar setiap langkahnya mempunyai nilai ibadah”, ungkapnya.

Diakhir tausiahnya Ustad Nur Hakim mengajak untuk belajar mensyukuri apa yang sudah diterima dari Allah SWT.

“Hidup didunia hanya sebentar seperti orang minum air waktunya sangat singkat sekali. Mari kita perbaiki amal kita karena besok apabila kita sudah berpulang ke hadapan Allah yang dibawa hanyalah amal kita”, pungkasnya. (Red-TN)