Anak-Anak Serbu Datangi “Pusdikling“

oleh -158 views

Buleleng, Bali –
Pusdikling merupakan inovasi baru yang dibuat Polres Buleleng di akhir tahun 2021 untuk menyambut tahun 2022 dan terobosan kreatif ini sudah disampaikan Kapolres Buleleng AKBP Andrian P, S.I.K., S.H., M.Si., pada saat pelaksanaan release akhir tahun 2021 kepada insan pers di kabuapten Buleleng.

Pusdikling ( Pusat Pendidikan Keliling ) dalam kegiatannya memberikan edukasi terhadap anak-anak tentang lalu lintas melalui eletronik dan juga edukasi secara virtual.

“Selain itu juga Pusdikling ini menyediakan buku bacaan dan buku lukisan bagi anak-anak serta permainan lain yang sifatnya memberikan edukasi” jelas Kapolres Buleleng.

Pelaksanaan kegiatan Pusdikling kali ini pada hari Selasa (4/1/2022) di halaman parkir Pura Meduwe Karang Desa Kubutambahan dilakukan bersamaan dengan kegaitan “ Sipoleng Ngayah “ yang melayani perpanjangan SIM, Pengesehan STNK, pembautan sidik jari, penerbitan SKCK maupun kegiatan penerimaan laporan kehilangan barang, bahkan dalam kegiatan ini juga dilakukan pelayanan vaksinasi covid 19.

“Untuk kegiatan “Sipoleng Ngayah”, memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mencari perpanjangan SIM sebanyak 14 orang terdiri dari SIM A sebanyak 5 orang, SIM C sebanyak 9 orang, dan untuk pelayanan pembayaran pajak /STNK sebanyak 6 unit, pelayanan SKCK sebanyak 1 orang dan pelayanan penerbitan sidik jari sebanyak 4 orang”, jelasnya.

Kapolres Buleleng yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan, Pusdikling ini dilakukan untuk memberikan pengenalan lalu lintas sejak dini kepada anak-anak yang nantinya memiliki disiplin dalam berlalu lintas.

Selain itu “Pusdikling“ ini juga menyediakan buku – buku bacaan serta buku lukisan untuk diwarnai yang diberikan kepada anak-anak dengan maksud dan tujuan untuk menumbuhkan budaya membaca dan kreatifvitas untuk anak-anak kabupaten Buleleng.

“bersamaan dengan pudikling juga dilakukan kegiatan sipoleng ngayah dan vaksinasi covid 19 untuk yang belum divaksin sehingga kegiatan ini merupakan kegaitan “All in one publik service”, semua dalam satu pelayanan publik untuk masyarakat”. tutur Andrian.

Harapan yang diinginkan dalam kegiatan, “All in one publik service”, masyarakat merasa terlayani dan juga nantinya masyarakat teratur berlalulintas serta meningkatkan pengetahuan bagi anak-anak dengan mendapatkan informasi langsung dari Pusdikling”, (Red-TN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.