PTM Terbatas Kedepankan Perlindungan Anak

oleh -867 views

DENPASAR,BALI-
TARGETNUSA.COM_

Pelaksanaan pembelajaran tatap muka alias PTM terbatas perlu mengedepankan perlindungan bagi anak, bukan hanya dari ancaman virus Corona, tapi juga masalah kesehatan mental.

Dengan belum adanya Vaksin-19 untuk anak dibawah 12 tahun, menjadi ganjalan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Khususnya ditingkat sekolad dasar (SD).

Menurut Ketua PGRI Provinsi Bali I Komang Arta Saputra, siswa SD sebagian besar belum berusia 12 tahun, sehingga belum mendapatkan Vaksun.

PTM tingkat SD perlu diwaspadai. Kerana anak – anak ditingkat ini belum tentu sepaham seperti kakak – kakaknya ditingakar SMP dan SMA.

“Jadi karena kegembiraannya bertemu kawannya  jadi lupa akan protokol kesehatan”, kata Komang Arta Selasa (5/10/2021).

Lanjut Ketua PGRI Provinsi Bali sekaligus Kepala SMA PGRI 2 Denpasar, peran guru sangatlah diperlukan, dalam pengawasan terhadap anak – anak saat mengikuti PTM.

“Termasuk Para guru harus mempersiapkan kesehatannya sendiri, dan pihak sekolah menyiapkan sarana dan prasarananya terkait Prokes”, lanjutnya.

Seperti, tempat mencuci tangan, mengukur suhu tubuh, memastikan siswa memakai masker dengan baik dan benar, menjaga jarak serta protokol kesehatan lainnya.

“Ini harus dipeesiapkan dengan baik, sehingga bisa terhindar klaster sekolah”, ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, pihak orang tua harus ikut mengawasi anaknya. Jika demam jangan dipaksa untuk masuk sekolah.

“Perlu sinergi dari semua pihak dalam menghadapi PTM ini”, lanjutnya.

Pihaknya berharap, pemerintah yang mengeluarkan PTM ini, ikut berperan dalam pengawasan. (Red-TN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *