Bali Resik Sampah Plastik Dan HKAN Ke-12 Lepas 10.000 Tukik

TargetNusa | Gianyar – Hari Konservasi Alam Nasional atau HKAN merupakan salah satu hari peringatan lingkungan hidup yang ada di Indonesia. HKAN ditetapkan pada 10 Agustus 2009 oleh Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono.

HKAN memiliki tujuan untuk mengkampanyekan pentingnya konservasi alam bagi kesejahteraan masyarakat. HKAN juga bertujuan mengedukasi dan mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menyelamatkan ekosistem alam.

Kali ini tema HKAN adalah Keberlangsungan Konservasi Alam Untuk Kesejahteraan Alam Untuk Kesejahteraan Masyarakat Yang Berkeadilan.

Dalam rangka memperingati Hari Konservasi Alam Nasional yang ke-12 bertempat di Eco Wisata Tukik Saba Asri, Banjar Saba, Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar pada Jumat 7 Agustus 2020, jam 09.00 wita, dilaksanakan pelepas liaran 10.000 ekor tukik (anak penyu) jenis lekang dan juga dalam rangka Bali Resik Sampah plastik.

Hadir anggota DPR RI dari praksi PDIP, I Nyoman Parta, S.H., Danlanal Denpasar Bali, Kolonel. Laut. I Ketut Budi Antara., Bupati Giannyar diwakili Sekda Kabupaten Gianyar, Ir. Gede Made Wisnu Wijaya, M.M., Dandim 1616/Gianyar Letkol. Inf. Fredi Simboro., Kapolres Gianyar, AKBP. I Dewa Made Adnyana, S.I.K., S.H., M.H., Danyon Zipur 18 YKR Gianyar, Mayor. Simajuntak., Plt. Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Gianyar, I Wayan Kujus Pawitra., Muspika Blahbatuh., JM. Indonesia Power Bali, Irwi Putranto., Perbekel Desa Saba, I Ketut Redhana, S.P., Kadus se-Desa Saba., Bendesa Adat Saba, I Gusti Ngurah Mahendradinata, S.H., Ketua Eko Wisata Tukik Saba Asri, I Made Kikik dan undangan dari komunitas pencinta lingkungan (Trash Hero).

Kegiatan diawali menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan sambutan Ketua Ekowisata Tukik Saba Arsri Pantai Saba, I Made Kikik menyampaikan ucapan terimakasih kepada undangan yang telah hadir di Ekowisata Tukik Saba Asri Pantai Saba, berdirinya tempat penetasan tukik berawal dari mencoba menetaskan telor penyu yang didapatkan di rumah dan berhasil, dengan hal tersebut hati tergerak untuk melestarikan penyu. “Mengingat di sepanjang pantai Saba sebelumnya tukik tersebut sering di mangsa oleh anjing maupun biawak, sehingga melalui kesempatan ini kami tetap mohon dukungan dan bantuan baik dari Desa dan Pemerintah Kabupaten Gianyar sehingga Ekowisata Tukik Saba Asri Pantai Saba bisa berjalan guna melestarikan ekosistem penyu,” kata I Made Kikik.

Sambutan Bupati Gianyar dibacakan Sekda Kabupaten Gianyar, Ir. Gede Made Wisnu Wijaya, M.M menyampaikan permohonan maaf dimana Bupati Gianyar saat ini melaksanakan tugas keluar kota, dan kami mengucapkan terimakasih atas terselenggaranya kegiatan ini, mengingat kegiatan ini merupakan komitmen kita untuk memerangi sampah dalam menyelamatkan ekosistem alam,  kemudian dilanjutkan dengan kegiatan pelepasan tukik.

Personil Satpolair Polres Gianyar berjumlah 6 orang dipimpin Kasatpolair, Iptu. I Wayan Antariksawan, S.H melaksanakan atensi kegiatan tersebut.

“Dengan diperingati setiap tahun diharapkan semua lini masyarakat semakin peduli terhadap pentingnya menjaga lingkungan dan alam yang kita wujudkan dalam aksi nyata kegiatan sehari – hari,” kata Iptu. I Wayan Antariksawan, S.H seijin Kapolres Gianyar.

Editor    : Ngakan Udiana
Sumber : Humas Polres Gianyar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *