Kompol. I Made Raka Sugita, S.H., M.H: Masyarakat Agar Menerapkan Protokol Kesehatan Untuk Pencegahan Penularan Covid-19

TargetNusa | Bangli – Kita sekarang bergerak menuju masa AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru), maka penting memahami apa artinya dalam kehidupan sehari – hari. Pertama – tama, AKB merupakan proses bertahap yang tergantung pada situasi di daerah masing – masing.

Kapolsek Kintamani Polres Bangli, Kompol. I Made Raka Sugita, S.H., M.H ketika ditemui Wapimred TargetNusa yang juga Pimred NuansaDewata, Ngakan Putu Gede Udiana yang biasa disapa Aji Wisnu Segara Putra saat sedang memberikan himbauan kepada masyarakat di Penelokan Kintamani Bangli Bali.

Kapolsek Kintamani, Kompol. I Made Raka Sugita, S.H., M.H mengatakan yang perlu kita pahami adalah AKB bukan berarti kembali ke kehidupan normal dan melakukan segala aktivitas sama seperti sebelum pandemi. Utamanya, tetap di rumah dan hanya keluar bila memang benar – benar perlu ini penting, terutama bagi orang yang berisiko tinggi, termasuk orang lanjut usia dan yang memiliki riwayat penyakit jantung, tekanan darah tinggi, diabetes dan paru. “Siapapun yang merasa sakit harus tetap di rumah dan mencari pengobatan bila gejala memburuk,” jelas Kompol. I Made Raka Sugita, S.H., M.H.

Kompol. I Made Raka Sugita, S.H., M.H menghimbau kepada masyarakat supaya selalu mengunakan masker saat keluar rumah, masker harus dipakai dengan benar dan pastikan masker menutupi hidung, mulut dan dagu. Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut. Saat menyentuh benda – benda yang sering disentuh orang lain seperti pegangan pintu, uang, meja makan, tangan bisa terpapar virus.

Lebih lanjut Kapolsek Kintamani ini menjelaskan mata, hidung dan mulut merupakan pintu masuk virus. Selalu ambil jarak lebih dari 1 meter dari orang – orang saat berada di luar rumah. Kadang kita merasa tidak nyaman saat ada yang berdiri terlalu dekat, semisal saat mengantri. Jangan ragu, minta dengan sopan agar mereka menjaga jarak. Sering cuci tangan dengan sabun, pastikan melakukannya dengan tepat, selama minimal 20 detik dan selalu lakukan saat tiba di rumah atau di tempat tujuan. “Saat di luar rumah, cairan pencuci tangan yang mengandung alkohol merupakan pilihan bila sabun dan air mengalir tidak tersedia, ikuti perkembangan informasi dari sumber terpercaya,” pintanya.

Kompol. I Made Raka Sugita, S.H., M.H minta kepada masyarakat dan pengelola obyek wisata yang ada di Kintamani agar selalu menerapkan protokol kesehatan untuk pencegahan penularan Covid-19. Agar masyarakat bekerjasama untuk saling mengingatkan akan pentingnya menjaga kebersihan, dan kesehatan selama masa adaptasi kebiasaan baru.

“Mari kita saling mengingatkan sesama warga yang lupa pakai masker, mengingatkan untuk menjaga etika batuk dan bersin, menjaga kedisiplinan serta selalu berpikir optimis untuk menjaga daya tahan tubuh,” ujar Kompol. I Made Raka Sugita, S.H., M.H.

Kompol. I Made Raka Sugita, S.H., M.H menyatakan pihaknya melakukan patroli sambang desa, ini merupakan bentuk pendekatan antara anggota Polri dengan masyarakat serta guna memberikan himbauan kepada masyarakat terkait bahaya virus Covid-19.

Dalam kesempatan patroli sambang ini pihaknya menghimbau agar masyarakat tidak keluar rumah atau kumpul – kumpul untuk memutus penyebaran virus Covid-19, tetap menjaga kesehatan dan selalu menjaga pola hidup sehat dan jaga kebersihan disertai dengan rajin – rajin mencuci tangan dengan sabun dengan air mengalir serta wajib mematuhi protokol kesehatan.

Kompol. I Made Raka Sugita, S.H., M.H juga menghimbau kepada warga jika terpaksa keluar rumah wajib menggunakan masker dan lebih baik pula jika berada di dalam rumah juga pakai masker, karena dengan memakai masker baik didalam maupun diluar rumah dapat mencegah penularan virus corona atau Vovid-19.

“Selalu memerintahkan agar anggota Bhabinkamtibmas serta regu Patroli untuk selalu aktif di masing – masing desa binaan dengan melaksanakan himbauan – himbuan kepada warga tentang waspada terhadap adanya virus corona atau Covid-19,” tegasnya.

“Mari kita bersama – sama bantu pemerintah dalam menangani pandemi virus corona ini, dengan jalan mematuhi anjuran dari pemerintah serta selalu menerapkan protokol kesehatan, supaya wabah virus corona ini segera berakhir,” jelas Kompol. I Made Raka Sugita, S.H., M.H.

Kompol. I Made Raka Sugita, S.H., M.H menjelaskan perspektif masyarakat terhadap budaya hidup sehat, bekerja dan belanja semuanya harus berubah. Pandemi Covid-19 membuat warga harus mampu beradaptasi dengan kenormalan baru.

“Kita perlu beradaptasi, hidup berdampingan dengan Covid-19 memang tidak mudah, tapi kita harus berusaha dengan menerapkan pola hidup normal yang dulu tetapi dengan cara baru agar kita bisa terhindar dari Covid-19. Itulah tujuan utama kebijakan komunikasi pemerintah yaitu agar terwujudnya perubahan perilaku masyarakat untuk memutus mata rantai Covid-19, dan mengingatkan masyarakat untuk menjaga kedisplinan selalu,” ujar Kompol. I Made Raka Sugita, S.H., M.H.

Editor    : Ngakan Udiana

Sumber : Redaksi TNP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *