KR Alias Mangku Roy Buron Satu Setengah Tahun Akhirnya Tertangkap di Rumah Wil-nya

TargetNusa.com | Buleleng – Satreskrim Polres Buleleng  berhasil  ungkap  kasus penipuan dan penggelapan dengan modus mencari orang yang ingin menjadi PNS. Kasus penipuan yang menjanjikan untuk menjadi PNS tersebut menimpa Putu Partika (45) dari Banjar Dunas Labasari, Pangkung Paruk, kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng.

Kejadian tersebut terjadi pada Bulan November 2018 lalu tepatnya terjadi pada tanggal 20 November 2018 pukul 14. 00 wita di Banjar dinas Sari desa pangkung paruk kecamatan Seririt kabupaten Buleleng.

Berdasarkan laporan korban Putu partika
dengan laporan polisi nomor lpb/10/10/2019/bali/lesbl tanggal 21 Januari 2019, melaporkan perkara penipuan dan atau penggelapan dengan modus mencari PNS.

Sebelum korban diiming-imingi bisa menjadi PNS kemudian korban menyerahkan uang sejumlah Rp. 27. 900.000.  kepada pelaku Komang Restiada alias Mangku Roy (27), asal Desa Bebeten, Kecamata Sawan, Kabupaten Buleleng.

Korban dengan tersangka saling kenal, karena pernah dalam satu organisasi dari situlah korban percaya kalau pelaku dapat memasukka korban menjadi PNS, dengan alasan pelaku ada kenalan orang pusat yanv bisa membantu korban menjadi PNS, akhirnya korban menyerahkan uang kepada pelaku sebesar Rp. 27.900.000.

Dengan adanya laporan tersebut akhirnya penyidik melakukan melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi dan mengumpulkan barang bukti yang ada hubungan dengan perkara tersebut.

Selanjutnya penyidik  melakukan pemeriksaan terhadap tersangka dan dihadapan penyidik,  tersangka mengakui semua perbuatannya tersebut.

Setelah dilakukan gelar perkara akhirnya penyidik menetapkan Komang Restiada alias Mangku Roy sebagai tersangka.

Namun begitu Komang Restiada alias Mangku Roy dipanggil sebagai tersangka Komang Restiada  tidak memenuhi panggilan penyidik, bahkan tersangka pergi ke luar wilayah sehingga kemudian penyidik  menetapkan tersangka sebagai DPO selama kurang lebih satu setengah tahun.

Tersangka selama sayu setengab tahun bersembunyi di daerah Banyuwangi dan Denpasar, namun pada akhirnya Polisi mengendus keberadaan tersangka di rumah Wilnya, di desa Bebetin kecamatan sawan kabupaten Buleleng.

Kemudian Polisi melakukan penangkapan terhadap tersangka di desa Bebetin, pada tanggal 7 Juli 2020 dan dilanjutkan dengan penahanan sejak tanggal 8 Juli 2020.

Saat ini tersangka mendekam di balik jeruji beserta barang buktinya berupa 6 lembar slip penyetoran uang melalui rekening bank.

“Tesangka diduga melanggar pasal 376 KUHP dan atau 372 KUHP mengenai penipuan dan atau penggelapan dengan pidana penjara paling lama empat tahun,” jelas Kasat Reskrim Polres Buleleng AKP Vicky Tri Haryanto. (Red-TN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *