Kapolda Kalsel Sampaikan 5 Strategi Penanganan Covid -19

Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H. didampingi Asisten 1 Pemerintah Provinsi Kalsel, dan Kasrem 101/Antasari beserta rombongan diantaranya LO BPBD Kalsel, Kepala Kesbangpol Kalsel, Karo Umum Setda Provinsi Kalsel, Karo Rena Polda Kalsel, Direktur Samapta Polda Kalsel, Direktur Binmas Polda Kalsel, Kabid Humas Polda Kalsel dan Kabid Dokkes Polda Kalsel, Rabu (15/7/2020) pukul 14.00 Wita tiba di Kabupaten Balangan.

Kedatangan Kapolda Kalsel tersebut disambut langsung oleh, Bupati Balangan, Kapolres Balangan, Dandim 1001/Amt-Blg, Kajari Balangan, Ketua Pengadilan Negeri Paringin, Ketua DPRD Kabupaten Balangan, Perwakilan Perusahaan PT. Adaro, Tokoh Agama dan Tokoh Adat Dayak.

Dalam rangka kunjungan kerja (Kunker), setibanya di Desa Riwa Kecamatan Batu Mandi Kapolda Kalsel meninjau Kampung Tangguh Banua (KTB) dan melihat langsung hasil UMKM Kabupaten Balangan.

Ucapan terimakasih pun disampaikan Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H. kepada Forkopimda Kabupaten Balangan dan perangkat KTB Desa Riwa atas penyambutan yang sangat luar biasa.

Dalam sambutannya Kapolda Kalsel menuturkan bahwa saat ini situasi Virus Covid-19 di Indonesia terdata Positif 78.572 kasus dengan jumlah sembuh 37.636 dan meninggal 3.710. Melihat data tersebut, Kapolda Kalsel mengajak seluruh masyarakat untu mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan pendisiplinan.

Penanganan Covid-19 dengan 5 strategi disampaikan Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H. meliputi Peningkatan PCR, Peningkatan kapasitas rumah sakit dan isolasi, Pembentukan Kampung Tangguh, Operasi penegakan disiplin protokol kesehatan, dan Efesiensi anggaran untuk penanganan Covid-19.

“Saya teringat dengan 4 Pondasi Kokoh dalam menghadapi Covid-19 ini yaitu Pondasi Pemerintahan Daerah, TNI-Polri, para Pengusaha, dan Tokoh Agama. Kemudian di atas 4 Pondasi yang Kokoh ini atapnya adalah masyarakat di wilayah tersebut, agar pondasi tetap Kokoh maka ke-4 Pondasi ini harus terus bekerja sama,” tutur Kapolda Kalsel sembari salut atas kekompakan seluruh pihak di wilayah Kabupaten Balangan dan berharap semoga selalu tetap terjaga.

Hal itu pun dipertegas oleh Asisten 1 Provinsi Kalsel yang mengatakan untuk menanggulanginya wabah Virus Covid-19 yang tidak terlihat ini, kerjasama dan gotong royong harus dikedepankan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Ia berharap kesiapan yang dilakukan oleh Desa Riwa ini bisa tertular ke Desa-Desa lainnya dengan fasilitas yang tidak kalah dengan Kampung Tangguh lainnya dan warga masyarakat dapat beradaptasi dengan kebiasaan baru yakni penerapan protokol kesehatan seperti selalu mencuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak selain dari peran Pengusaha yang diperlukan dalam membantu pembentukan Kampung Tangguh.

Sementara itu Bupati Balangan mengucapkan Selamat datang kepada Kapolda Kalsel beserta rombongan Forkopimda Kalsel dan menyampaikan bahwa sampai saat ini sudah ada 9 Kampung Tangguh yang sudah terbentuk di Kabupaten Balangan.

Dengan adanya Kampung Tangguh ini mencerminkan kerjasama masyarakat dan Pemerintah di Kabupaten Balangan, serta keterlibatan TNI-Polri dan Perusahaan juga sangat membantu dalam pembentukan KTB. “Semoga dengan pembentukan KTB ini bisa mengurangi dampak penyebaran Covid-19 di wilayah Balangan,” harap Bupati Balangan.

Di kesempatan yang sama, Kasrem 101/Antasari Kolonel Inf Parullian Marpaung menuturkan kerjasama dalam mencegah penyebaran Covid-19 sangat diperlukan salah satunya dengan membentuk Kampung Tangguh.

Sebab dengan dibentuknya Kampung Tangguh diharapkan kasus positif Covid-19 bisa berkurang jumlahnya khususnya di Provinsi Kalimantan Selatan Kabupaten Balangan pada umumnya.

Dalam kunjungan ini Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H. melakukan Penyerahan bantuan dan Penebaran bibit ikan lele.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *