Dua Lokasi Satu Hamparan Di Eksekusi PN Denpasar

TargetNusa | Badung – Seiring perjalanan waktu eksekusi, pengosongan atas tanah dan bangunan dengan sertifikat hak milik Nomor 1074/Kerobokan Kelod luas 600 m2 terletak di Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Badung dan tanah dengan sertifikat hak milik Nomor 1943/Kerobokan Kelod luas 200 m2 terletak di Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Badung sesuai permohon  Eksekusi tanggal 20 Desember 2019 Nomor 148/OH/ES/OHA/XII/2019 yang diajukan oleh Prof. Dr. Otto Hasibuan, S.H., M.M., DKK yang dikuasakan oleh Drs. I Gusti Rai Tantra.

Pengamanan eksekusi yang berlokasi di Jalan Intan Permai Gang Inggrid Nomor 2, Lingkungan Taman Merthanadl, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung berjalan aman dan kondusif pada Kamis (25/6) pagi pukul 10.00 wita.

Eksekusi tanpa kehadiran termohon (Sven Holllnger), diawali dari pembacaan Penetapan Pengadilan Negeri Denpasar Nomor 393/Pdt.G/2017/PN.Dps.Jo.Nomor 81/Eks/2019/PN.Dps, kutipan penetapan Ketua Pengadilan Negerl Denpasar tanggal 15 Nopember 2019, Nomor 393/Pdt.G/2017/PN Dps. Jo. Nomor 81IEKS/2019lPNDpa, pembacaan putusan Kasasi Makamah Agung RI Nomor 547/K/Pdt/2019 tanggal 14 Maret 2019 hingga pembacaan permohonan eksekusi lanjutan tertanggal 20 Desember 2019, Nomor : 148/OH/ES/OHA/X11/2019, yang diajukan oleh Prof. Dr. Otto Hasibuan, S.H., M.M., DKK yang dibacakan Juru Sita PN Denpasar Komang Bayu Wirawan, S.H  di lokasi eksekusi termohon disaksikan Pemohon Eksekusi, Kabag Ops, Kapolsek Kuta Utara, Kasat Sabhara, Kanit Sabhara Polsek Kuta Utara, dan Lurah Kerobokan Kelod serta dua orang pegawai PN Denpasar.

Kabag Ops Polres Badung, Kompol. I Wayan Suana, S.H mengungkapkan pengamanan atas orang, barang dan sarana pendukung lainnya seperti penetapan Keputusan Pengadilan  menjadi tugas Polri, dalam memberikan rasa aman terhadap masyarakat, khususnya pihak – pihak yang bersengketa.

“Kita adalah petugas yang diberikan wewenang oleh undang – undang dalam mengamankan setiap kegiatan masyarakat, terlebih mengamankan penetapan pengadilan negari,” papar Kabag Ops Polres Badung, Kompol. I Wayan Suana, S.H di lokasi.

Menurutnya masalah obyek sengkate itu merupakan ranah Pengadilan, petugas kepolisian hanya mengamankan apa yang telah menjadi keputusan pengadilan.

“Tugas kita adalah mengamankan dan melancarkan jalannya eksekusi dan tidak ada keberpihakan kepada salah satu pihak baik pemohon maupun  termohon eksekusi,” tegasnya.

Tampak Pemohon eksekusi I Gusti Rai Tantra didampingi kuasa hukumnya tetap terlihat santai meskipun tanpa kehadiran termohon  Sven Holllnger.

“Saya sudah sampaikan kepada termohon eksekusi (Sven Holllnger red), agar mengosongkan rumah ini, karena ini sudah menjadi milik saya,” kata Pemohon.

“Pemberitahuan ini sudah saya sampaikan lewat pengadilan beberapa bulan lalu, namun tidak ada tanggapan dari termohon, sehingga saya mohon eksekusi ke pihak pengadilan negeri Denpasar,” imbuhnya kepada petugas.

Editor    : Ngakan Udiana
Sumber : Humas Polres Badung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *