Beberapa Warga Banjar Sayan Mengwi Tolak Rapid Test

TargetNusa | Badung – Ditengah situasi sulit akibat wabah virus corona (Covid -19) ada beberapa warga masyarakat Banjar Sayan, Mengwi tidak mau melaksanakan Rapid Test dengan alasan keterlambatan dari pihak Satgas Covid-19. Meskipun sudah diupayakan oleh pihak pemerintah baik dengan TNI-Polri dan Satpol PP serta Pecalang mereka tetap menolak melakukan Rapid Test.

Mereka dari Banjar Sayan Gang Gunung Lempuyang menolak melakukan tindakan test covid tersebut, menurutnya mereka sudah pernah melakukan sebelumnya dengan swadaya, (dibiayai pribadi). Saat salah satu warganya positif Covid -19 mereka pernah meminta test covid melalui Satgas Covid Desa, namun sampai saat ini belum ada tindak lanjutnya. “Mereka mau melakukan rapid test asal tidak digabung dengan karyawan Indomarco dan cocacola,” beber Kapolsek Mengwi, Kompol. I Gede Eka Putra Astawa, S.H., S.I.K didamping Danramil dan Camat Mengwi.

Selain 25 KK tersebut tidak mau rapid test, penolakan juga datang dari Tempek Sedangin Bingin Banjar Sayan Baleran dengan alasan yang sama yakni saat mereka terkena reaktif Covid-19 sudah melakukan dengan swadaya (biaya pribadi).

“Kami akan terus melakukan mediasi dengan para tokoh dan masyarakat di Banjar Sayan, Mengwi sampai mereka sadar, bahwa melawan virus corona harus dilakukan bersama – sama,” ungkap Kompol. I Gede Eka Putra Astawa, S.H., S.I.K didampingi Danramil Mengwi dan Camat Mengwi pada Senin (25/5) pukul 10.00 wita.

Editor    : Ngakan Udiana
Sumber : Humas Polres Badung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *