Sengketa Tanah di Sanur Kauh, I Wayan Murta Vs I Resek Tak Kunjung Selesai

TargetNusa.com, Denpasar-Bali ||
Status tanah bila tidak jelas akan fatal jadinya dan akan terjadi sengketa yang panjang, seperti halnya yang terjadi pada, I Wayan  Murta Vs Resek yang obyeknya berada di wilayah Desa Sanur Kauh, Kecamatan Denpasar Selatan.

Dari kedua belah pihak tersebut sama – sama mengklaim kalau sebidang tanah yang terletak di Desa Sanur Kauh  Kecamatan Denpasar Selatan adalah miliknya, karena sama – sama pegang barang bukti berupa Pipil dan SPPT.

I Wayan Murta Murta bersikukuh sebidang tanah yang luasnya 2600 M2 adalah miliknya dengan bukti  SPPT No 51.71.010.008.014-001 kelas 073 seluas 2600 M2.

Sedangkangkan Resek memiliki Pipil dengan No. 569 Persil No. 32 Kelas 2 Seluas 2850 M2.

Kasus sengketa tanah tersbut sudah beberapa kali di mediasi oleh Kepala Desa Sanur Kauh namum selalu mendapatkan jalan buntu.

Menurut Kepala Desa Sanur Kauh I Made Ada keduanya Baik SPPT Dan Surat Pipil Sama Ada Tanda Tangan Penyanding Serta Mempunyai Kelengkapan Syarat pengurusan PTSL.

“Keduanya sama- sama ada tanda tangan penyanding juga. Jadi atas dasar itulah, saya menanda tangani surat kelengkapan pengurusan PTSL,” terang Made Ada.

I Made Ada, S.Sos berharap agar masalah yang terjadi di wilayah hukum daerahnya, agar segera selesai dengan damai secara kekeluargaan. Bagaimanapun juga, ini masih bisa di rembug dengan baik. Mengingat kedua ahli waris bukan warga Sanur Kauh, namun objek yang disengketakan kebetulan berada di Sanur Kauh.

Namun kalaupun masalah ini, berlanjut ke ranah hukum, saya selaku Kepala Desa siap mengikuti langkah yang diambil sesuai SOP yang berlaku, Lanjut Made Ada kepada wartawan TargetNusa di kantornya Senin (27/42020).

Di hari yang sama dan di tempat yang berbeda, I Wayan Putra Yasa Ketua Lembaga Aliansi Indonesia saat dikonfirmasi oleh Wartawan TargetNusa menyampaikan bahwa, lembaga tetap memberikan atensi penuh terhadap masalah ini.

“Kita tetap berjalan sesuai fakta dan data. Karena sesuai visi misi lembaga, kita meluruskan kebenaran. Namun kita juga tidak segan bertindak, bilamana dalam suatu masalah ada kebenaran yang ditutupi,” tegas Wayan Putra Yasa yang di sapa Jro Mangku. (Red-TN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *