Japanese Language School Pandan College Membuka Peluang Untuk Meniti Karier Ke Jepang

Targetnusa.com, Denpasar-Bali || Pandan College yang beralamatkan di Jl. Cok Agung Tresna No.15 Griya Alamanda Blok No.7 Denpasar, hadir Sebagai penyedia solusi pelatihan dan pengembangan bergaya Jepang. Pandan College tahu betul bahwa  Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia secara berkelanjutan perlu dilengkapi dengan kompetensi dan keahlian yang cukup untuk menjadikan seseorang berhasil meniti karir sepanjang hidupnya.

Apabila seseorang ingin meniti karir atau bekerja di Jepang harus memiliki sertifikat Tokutei Ginou (TG) dan sertifikat Skill dari OTIT. Level minimum N-3. Untuk specialis IT dan Computer harus memiliki minimal N-2.

Pandan College Juga hadir memberikan pelatihan berkelas dunia seperti Penopang lansia, Perawat, Hotel, Restoran dan sebagainya

“Untuk memiliki TG bagi calon tenaga kerja (CTK) harus mendaftarkan diri ke Disnaker Indonesia melalui online”, kata Owner Pandan College Richard Susilo.

Begitu juga bagi perusahaan Jepang yang ingin mencari tenaga kerja dari Indonesia harus mendaftar ke Disnaker Indonesia tambah Richard Susilo.

Namun pada umumnya bagi Calon Tenaga Kerja  (CTK) kebanyakan pakai perantara yang kemudian CTK dimintai uang yang jumlahnya sangat besar sampai sekitar 80 juta rupiah. Dengan dalih untuk di bayarkan ke COE dengan Perusahaan.

Richad menghimbau bagi CTK supaya berhati- hati dengan perantara karena banyak COE yang dipalsukan “Jangan percaya kalau di minta uang terlalu bayak untuk keluarkan COE seumpamanya keluar uang paling cuma satu sampai dua juata rupiah saja dan cek keaslian dari COE- nya”, papar Richad.

Penghasilan di Jepang memang sangat mengiurkan rata -rata perbulan kotor sekitar 250.000 yen. Setelah di potong keperluan hidup sehari- hari kalau tidak boros bisa tersisa sekitar 50.000 yen atau sekitar 6,8 juta rupiah.

“Gaji pekerja khusus kalangan IT Kompur di Jepang dan di Indonesia (Jakarta) sudah hpir menyamai dengan gaji di Jepang”,  jelas Richad.

Dankalau masih berminat bekerja ke Jepang hati- hati terhadap perantara tambahnya. (Red-TN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *