Festival Parade Budaya, Akhiri Sambut HUT Kota, Resmi Di Buka Gubernur Bali.

TARGETNUSA.COM, Jembrana || Pesta Kesenian, Budaya lokal dan Kesenian budaya luar daerah tumpah ruah, Sebagai akhir perayaan HUT Ke-124 Kota Negara, Ribuan seniman dengan berbagai karya dan atraksi di tampilkan di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Kota Negara, Kabupaten Jembrana, Minggu (1/9) Kemarin. Yang berakhir di depan panggung kehormatan.

Acara secara resmi di buka Gubernur Bali, Wayan Koster, Selain Gebernur hadir pula Tenaga Ahli Kementerian Pariwisata RI Prof.I Gede Pitana, Bupati Jembrana I Putu Artha serta Wakil Bupati, Anggota DPRD jembrana, serta Ratusan pejabat penting Lainya.

Tampak Ribuan Masyarakat Memadati sepanjang Jalan guna Menyaksikan Festival Budaya sebagai akhir Sambut HUT Kota Negara, Saat Atraksi pertama dibuka dengan penampilan fragmentari Purwa Nirartha yang menggambarkan kisah awal perjalanan pertama kali Dang Hyang Nirarta dalam menyebarkan agama hindu di Bali.

Keunikan semakin terlihat saat parade siswa adem Papua yang saat ini sekolah di Jembrana, turut memeriahkan festival, yang menampilkan tarian khas papua. Berpakaian adat Papua , dan pakaian adat Bali tak ketinggalan dengan ikat kepala merah putih, spontan saja membuat Dandim 1617 Letkol Kav. Djefri Marsoni Hanok dan Wakapolres Jembrana Kompol Supriadi Rahman, terjun ke lapangan ikut menari bersama siswa Papua atraksi, dan sukses mendapat sambutan hangat warga Jembrana.

Di tempat yang sama, Bupati Jembrana dalam sambutannya mengatakan, Kota Negara sebagai ibu kota Kabupaten Jembrana,memiliki perjalanan
sejarah yang cukup panjang dengan dinamika
kehidupan masyarakatnya yang semakin berkembang secara berkesinambungan.

“Di usianya yang ke-124 Tahun 2019 ini, Kota Negara terus berbenah diri untuk menunjukkan eksistensinya baik sebagai pusat pemerintahan maupun sebagai pusat perkembangan ekonomi, politik dan sosial budaya” Sambutnya.

 Salah satu bentuk kegiatan seni budaya yang ditampilkan adalah parade budaya. Berbagai kesenian daerah, baik dari Jembrana maupun kesenian dari Bali dan luar Provinsi Bali, bertujuan untuk melestarikan seni dan budaya Bali serta menjaga semangat perjuangan dan persatuan dalam mengisi pembangunan.

Kegiatan ini sejalan dengan program Nawa Cita Presiden Joko Widodo yaitu, memperteguh Kebhinekaan dan memperkuat restorasi sosial indonesia melalui kebijakan, memperkuat pendidikan serta menciptakan ruang-ruang dialog antar warga. 

“Melalui parade budaya kita bisa memanfaatkan kebhinekaan kita dengan ciri khas budayanya masing-masing dan dengan kearifan lokalnya untuk menjadi sumber energi kemajuan bangsa sekaligus sumber inspirasi bagi seluruh anak bangsa, ” jelas Bupati.

Sementara itu di tempat yang sama, Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan kebudayaan Bali harus dibangun dengan sungguh-sungguh , karena Bali hanya bermodal budaya.

“Bali tidak punya tambang atau kekayaan alam seperti daerah lain. Karena itu budaya Bali ini harus dirawat dengan baik, dengan sangat serius, Kalau lalai membangun Bali, maka pulau Bali ini tidak memiliki keistimewaan sama sekali” terangnya

“Festival Budaya harus mampu merepresentasikan kekayaan khasanah budaya Kabupaten Jembrana khususnya di bidang Kesenian . Agar dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat bukan saja Jembrana sendiri, tetapi juga oleh seluruh masyarakat dunia” tutupnya. (TN/Setiawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *