A.A Bagus Wijaya Putra Dapat Reward Dari Pemerintah Sebagai Kepala Berprestasi

oleh -756 views

TARGETNUSA.COM, Denpasar- Bali _  Bagai Kejatuhan Sebongkah Emas, bagaimana tidak, di Indonesia ada 5 (Lima) Kepala Sekolah yang berprestasi termasuk Kepala SMKN 3 Denpasar Drs. A.A Bagus Wijaya Putra, M.Pd masuk dalam daftar Kepala Sekolah berprestasi di seluruh Indinesia yang mewakili Bali.

Drs. A.A Bagus Wijaya Putra salah satu Kepala Sekolah terbaik se- Bali yang dikirim Kejakarta untuk mewakili Bali.
Sampai di Jakarta di seleksi lagi semua Kepala Sekolah se-Nusantara akhirnya menghasilkan 5 (Lima) Kepala Sekolah terbaik dan di kirim ke Thailand .

“Setelah melalui seleksi yang sangat ketat kami berlima dapat reward dari Pemerintah Indonesia, kami dikirim keluar negeri yaitu ke Thailand untuk menimba Ilmu dan kami dituntut untuk bisa menularkan ilmu yang telah kami dapat dari Thailand”, jelas A.A Bugus Wijaya Putra diruang kerjanya Selasa 26 Maret 2019.

Kesempatan seperti ini langka dan jarang terjadi kami masih belum percaya kalau kami terpilih sebagai Kepala Sekolah terbaik kata Bagus Wijaya. Karena kesempatan seperti ini sangat langka, Bayangkan seluruh Kepala Sekolah yang ada di Indonesia hanya ada 5 (Lima) kepala sekolah saja yang di kirim keluar negeri ( Bangkok) untuk mendapatkan pelatihan keterampilan yang siap di salurkan Kepada Anak didik di Indonesia termasuk Bali.

“Selama 3 Minggu di Bangkok kami di latih dan mendapatkan materi yang siap terapkan disekolah seperti Leadership, Greend School, Smart School, Pengembangan Sekolah Berkelanjutan dan masih banyak lagi hal yang harus diterapkan disekolah. Khususnya di Bali, NTT dan NTB, karena saya masuk Wilayah Bali Nusra”, papar Bagus Wijaya.

Dalam waktu singkat Bagus Wijaya Putra akan membuat tindak lanjut apa yang telah di dapat selama nengikuti pelatihan Thailand sebab nanti akan ada monitoring paska pelatihan akan di cek lagi pada Bulan september 2019.

” Apa yang telah dilakukan setelah proses pelatihan akan di lakukan monitoring kegiatan apa yang sudah diterapkan disekah”, jelasnya.

Lanjut Bagus Wijaya Putra, Sebetulnya banyak yang bisa kita lakukan tapi tidak dilakukan karena terkendala oleh banyak hal mungkin, pengetahuan kita belum cukup, teknis belum tahu setelah diadakan pelatihan kita jadi punya strategi. “Setelah mengikuti pelatihan kita jadi tahu apa yang akan dilakukan dalam jangka waktu pendek, menengah dan jangka waktu panjang”, paparnya.

Intinya bangai bangaimana caranya kita melayani anak secara maksimal supaya anak sampai pada tujuannya. Bagaimana anak nanti pada masanya sudah siap. “Setrategi silahkan sekolah yang mengatur sesuai ilmu yang telah didapat dari pelatihan di Thailand. Karena kita di tuntut untuk berpikir ke depan bukan saat ini tapi untuk masa depan sianak tadi”, tutup Bagus Wijaya Putra yang selalu tampil enerjik. (Ash)