WIKA dan SINAR BALI Komitmen Perbaiki Pelinggih yang Rusak Akibat Proyek Hingga Upacaranya

TARGETNUSA. COM, DENPASAR BALI || Proyek pelebaran Jalan Imam Bonjol (Tukad Teba), yang dikerjakan oleh PT Wika dan PT Sinar Bali KSO. Yang panjangnya mencapai 2,25 kilometer, dan proyek tersebut menggunakan dana APBN. Proyek tersebut terus dikebut karena ditargetkan Desember 2018 sudah harus rampung.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tukat Teba, Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) VIII Ida Bagus Made Artamana, mengungkapkan selama pengerjan kadang ada saja masalah namun masalah tersebut masih bisa teratasi seperti Utilitas, kena pagar milik warga setempat dan lalulintas yang memang padat pada jam – jam tertentu.

“Seperti yang sekarang ini pelinggih milik Keluarga Jero lanang Busung Yeh Pemecutan ,mengalami kemiringan yang di awali dengan perobohan jembatan, ditambah dengan adanya guncangan gempa serta curah hujan yang begitu deras mengakibatkan tanah labil hingga berdampak pada pelinggih milik keluarga Jero lanang Busung Yeh Pemecutan mengalami kemiringan”, jelas Ida Bagus Made Artamana kepada wartawan TargetNusa saat di temui di ruang kerjanya Jum’at 16 NOV 2018.

Ida Bagus Made Artamana  selaku PPK Tukat Teba meminta maaf kepada warga atas ketidak nyamanan keberlangsungan proyek kususnya keluarga besar Jero lanang Busung Yeh Pemecutan  yang teletak di lingkunngan Br. Abiantimbul, Desa Pemecutan Kelod, Denpasar Barat.

Atas miringnya pelinggih tersebut merupakan resiko pekerjaan kami,  “kami berjanji akan mengembalikan seperti sediakala termasuk dengan upacaranya” jelas Ida Bagus Made Artamana.

“Kami sudah membuat perjanjian dengan pihak keluarga Jero Lanang Busung Yen Pemecutan yang diketahui oleh pihak terkait”,tambahnya. (Ash)