Empat Dari Tujuh Perampok Asal Bengkulu Ditembak

oleh -21 views

Denpasar, TargetNusa.Com –
Polresra Denpasar berhasil meringkus komplotan perampok warga negara asing, empat dari ketujuh perampok dilumpuhkan aparat Kepolisian Polresta Denpasar dengan timah panas.

Para pelaku ditangkap di Hom stay Maya, di Jln Mataram, No 29 B, Kuta Badung, Sabtu 27 Januari 2018.

“Dari hasil interograsi masing–masing yang diduga pelaku mengakui telah melakukan pencurian dengan cara pecah kaca mobil,” kata Wakapolres Denpasar AKBP Nyoman Artana saat jumpa pers di Mapolresta Denpasar, Kamis (1/2/2018).

Setelah  mendapat laporan dari dua wisatawan yaitu Patrick Molliere, warga negara Perancis, dan Stefanus Elliot Lee asal Jakarta, Polisi lalu melakukan pengejaran terhadap ketujuh pelaku tersebut.

Dalam laporannya, Patrick asal Perancis mengaku, pada Jumat (26/1/2018), dia menukarkan uang ke money changer di Jalan Danau Tamblingan Sanur dengan mengendarai mobil Toyota Innova.

Saat melintas di Jalan Bay Pass Ngurah Rai, Patrick merasakan ban mobilnya kempes. Lalu korban berhenti dan turun untuk mengecek ban mobil. Pada saat korban naik kembali ke mobil, tas miliknya yang berisi uang telah raib.

Hal serupa juga menimpa  Stefano Elliot Lee sehari sebelum kejadian yang menimpa Patrick, saat itu Stefano datang ke Rumah Makan Stickee di Jalan Dewi Sri Kuta Badung. Dia menaruh barangnya di dalam mobil.

Setelah selesai makan Stefano menuju ke dalam mobil, Stefano melihat kaca mobil belakang sebelah kiri pecah dan Barang–barang miliknya pun raib.

Polisi kemudian melakukan pengembangan dan akhirnya Polisi mengetahui identitas pelaku dan  keberadaan ketujuh pelakutersebut.

Mereka adalah Bin Suharda, Abasirin, Indra Barak, Hendra, Ria Candra, Yupran dan Zaidan.
“Semua tersangka adalah kelompok Bengkulu,” kata Artana.

Komplotan ini telah direncanakan jauh-jauh hari saat masih berada di Lampung. Komplotan tersebut sebelum beraksi di Bali, terlebih dulu sempat beraksi di  Lombok. Namun, karena gagal, lalu memutuskan untuk beraksi di Bali dan melancarkan aksinya di daerah padat wisatawan.

Saat ini ketujuh pelaku di jebloskan kerumah tahana di Mako Polresta Denpasar beserta alat buktinya guna mempertanggung jawabkan perbuatannya. (han)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *