“Elevasi Tinggi” pasokan Air Bersih Denpasar Wilayah Barat Dan Utara Terganggu

TARGET NUSA .COM, DENPAAAR – Pendistribusian air bersih Kota Denpaaar wilayah Barat dan Utara masih terganggu. Kepala Sub Bagian Humas, I Gusti Anom Saputra mengatakan, rentang waktu layanan di dua wilayah itu tidak bisa dilakukan 24 jam.

“Karena produksinya memang kurang dan elevasi keduanya agak tinggi, jadi cukup sulit untuk melayani kebutuhan air bersih selama 24 jam penuh,” jelas Anom Saputra.

Persoalan itu diharapkan dapat tertutupi dari pemanfaatan SPAM Petanu. Namun, dari jatah pemanfaatan air bersih sebesar 150 liter per detik, menurut Anom, pihaknya hanya mendapatkan paling banyak 60 liter per detik dari SPAM Petanu.

Sedangkan jaringan pipa untuk mendistribusikan air ke Denpasar Barat dan Utara, dikatakan sudah terpasang.

“Kendalanya, distribusi air pada jam puncak, pagi dan sore terganggu,” imbuh Anom.

Sedangkan menurutnya, target penambahan sambungan baru selalu ada dalam setiap tahunnya.

Hitungan penyaluran air bersih PDAM ke pelanggan, dikatakan Anom, kapasitas yang dibutuhkan masih kurang 400 liter per detik. Jumlah itu diharapkan diambil dari sumber SPAM Petanu, SPAM Penet dan Waribang masing-masing sebanyak 150 liter per detik.

“Kalau semua sudah beroperasi maksimal, setidaknya kita aman melayani pelanggan,” terangnya.

Sementara menurut Kepala Satuan Kerja Pengembangan Kinerja Pengolahan Air Minum
(Satker PK-PAM), Didik Wahyudi saat di temui di ruang kerjanya terkait devisit air bersih yang di distribusikan ke wilayah Denpasar Barat dan Utara mengatakan, “Kondisi alam disungai tidak bisa diprediksi, kalau pas lagi banjir airnya keruh ya tidak bisa diambil airnya, apa lagi musim kemarau otomatis debit air  mengecil terjadilah krodit”, jelas Didik Jimaat 19 Januari 2018.

Lebih lanjut kata Didik,  dalam perjanjian kami dengan  PDAM, bukan perjanjian “teke or pay” tetapi pakai perjanjian “teke and  pay”, artinya berapa air yang di pakai segitu yang wajib dibayar. (han)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *